Guru Besar Geofisika UB: Kekayaan Maritim Indonesia Banyak yang Belum Tereksplorasi

Nov 14, 2019 16:54
Geoscientists, Prof Drs Adi Susilo MSi PhD. (urutan kedua dari kiri) (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Geoscientists, Prof Drs Adi Susilo MSi PhD. (urutan kedua dari kiri) (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - "Whoever commands the sea, commands the trade. Whoever commands the trade of the world, commands the riches of the world, and, consequently, the world itself."

Kutipan di atas adalah satu kalimat yang pernah disampaikan oleh Sir Walter Raleigh pada tahun 1615. Ia adalah penulis, penyair, orang istana (courtier), dan penjelajah berkebangsaan Inggris. Ia berperan merintis jalan bagi kolonisasi Britania Raya di Amerika Utara pada akhir abad ke-16.

Baca Juga : Hari Ini, Beberapa Wilayah Berikut Berpotensi Alami Hujan Lebat

Sementara Indonesia mempunyai potensi yang besar untuk menjadi negara yang terbesar dengan kekayaan maritimnya.

Hal ini disampaikan oleh Profesor Geofisika Universitas Brawijaya (UB), Prof Drs Adi Susilo MSi PhD dalam Seminar Nasional Maritim Nusantara: Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dengan tema "Integrasi Budaya Daratan dan Maritim Menuju Peradaban Nusantara Masa Depan" di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB lantai 8, Kamis (14/11/2019).

"Indonesia adalah habitat 50 persen spesies ikan dunia. 75 persen spesies terumbu karang itu di Indonesia," ucapnya.

Selain itu, potensi energi di Indonesia juga masih sangat melimpah. Minyak bumi di Indonesia saja baru 50 persen yang dieksploitasi.

"Indonesia itu ada kalau dalam hal minyak bumi, 120-an cekungan minyak bumi, baru 60 an yang tereksploitasi. Separuhnya belum diapa-apakan," ungkapnya.

Potensi minyak bumi yang belum tersentuh tersebut beberapa di antaranya ada di utaranya Sulawesi Utara, Lautan Hindia, Selatannya Jawa, dan lain-lain.

"Energi yang ada di Indonesia itu sangat banyak cuma belum dieksplorasi," tandas Adi.

Kita tahu, Indonesia sendiri terletak di antara Ring of Fire yang membentang dari Nusa Tenggara, Bali, Jawa, Sumatra, terus ke Himalaya, Mediterania dan berujung di Samudra Atlantik.

"45 persen gunung api di dunia itu di Indonesia," imbuh Adi.

Baca Juga : Prediksi Hujan Lebat Akhir Januari, BMKG: Atmosfer Indonesia Labil

Namun ternyata, lanjutnya, sumber energi geotermal masih 5 persen yang bisa dieksploitasi. Sumber daya alam Indonesia, kata Adi, masih sangat berlimpah.

"130 ton emas per tahun, 290 ton perak per tahun, 256 ribu ton besi per tahun," bebernya.

Untuk itu, bangsa Indonesia berdaulat betul di laut. Namun, tantangan ke depan, anak muda kerap mempersepsikan diri bahwa Indonesia adalah negara terpinggir.

Menurut Adi, harusnya anak muda memiliki mindset bahwa Indonesia adalah pusat, yakni pusat peradaban dunia, pusat ekonomi, dan pusat pengetahuan dunia.

"Maka mindset kita itu, kita sekarang ada di pusat dunia, apapun kita pusatnya. Kalau pemuda-pemuda ini sudah mempunyai prinsip begitu insya Allah Indonesia nanti akan maju," tandasnya.

 

Topik
MalangBerita MalangProfesor Geofisika UB Prof Drs Adi Susilo MSi PhDUniversitas BrawijayaMinyak bumi di IndonesiaFakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UB

Berita Lainnya

Berita

Terbaru