Ajak IKM Promosikan Usaha Lewat Digital, Disperin Kota Malang Gelar Workshop Vlog

MALANGTIMES - Puluhan pelaku industri kecil menengah (IKM) Kota Malang digeber workshop vlog yang diadakan Dinas Perindustrian (Disperin) Kota Malang. Mereka dijejali dengan informasi-informasi upaya promosi usaha melalui media digital, salah satunya video blogger (Vlog).

Acara yang menjadi rangkaian event Festival Mbois 4 tersebut, dilaksanakan sejak Rabu (6/11) hingga Kamis (7/11) di Hotel Pelangi Kota Malang. Sedangkan, event ini sendiri sudah dimulai sejak 1 November - 10 November mendatang.

Sekretaris Dinas Perindustrian Kota Malang, Slamet Husnan menyatakan melalui acara ini pelaku IKM bisa secara langsung belajar membuat Vlog menarik sebagai media promosi usaha. Apalagi, dengan identitas Kota Malang yang dicanangkan sebagai Kota Kreatif Indonesia, cara ini menjadi sarana penunjang dalam keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) di Kota Malang.

"Di kesempatan ini bagi pelaku IKM untuk memanfaatkan sebaik-baiknya. Silakan menceritakan, dan serap ilmunya untuk unjuk kreativitas agar perkembanhan Ekraf di Kota Malang bisa turut dirasakan IKM," paparnya.

Dalam workshop tersebut turut dihadirkan pemateri dari Youtuber Malang Faris Montis, yang memiliki channel Faris Kota Malang. Kedepan, para pelaku IKM diharapkan mampu membuat branding dan promosi melalui media Vlog.

"Ini awal yang cukup baik dan menjanjikan, karena pengembangan sibsektor videografi dan Vlog sangat bermanfaat bagi kita semua. Kedepan, hal ini diharapkan mampu membantu dalam membranding, mempromosikan apa yang menjadi produk IKM itu," tandasnya.

Menjadi pemateri dalam ajang ini, Faris Montis memberikan informasi menarik bagi pelaku IKM di Kota Malang. Bagaimana memanfaatkan peluang dari media Vlog sebagai branding dan promosi usaha yang telah digeluti pelaku IKM di Kota Malang.

"Saya punya harapan besar banget, bagaimana pelaku IKM nantinya bisa memasarkan produknua lewat video, youtube, instagram dan digitalisasi lainnya. Karena ini peluang yang cukup relevan untuk dimanfaatkan," jelasnya.

Meski begitu, cara tersebut memang tidak mudah. Harus mau untuk membuat konten pemasaran produknya. Pelaku usaha harus memiliki target, dan hal ini yang harus digeluti agar mencapai kesuksesan yang diinginkan.

"Kita bikin usaha ada tergetnya, begitupun hal ini. Kebanyakan orang ngomongin konten itu cuma tentang kepopuleran, padahal kalau melihat sosial media sebagai peluang, nggak ada batasnya. Ini yang saya gatel untuk menularkan pada pelaku IKM," pungkasnya.

Top