Walikota Malang, Sutiaji (Malangtimes)
Walikota Malang, Sutiaji (Malangtimes)

MALANGTIMES - Jadi sasaran kabar hoax, Wali Kota Malang Sutiaji nampaknya tak ambil pusing dan menanggapi dengan santai. 

Seperti yang terjadi baru-baru ini misalnya, di mana ia menunjukkan sikap savage atas viralnya sebuah video di Facebook yang menyeret nama dan statusnya sebagai kepala daerah.

Saat dikonfirmasi, Sutiaji menyampaikan jika viralnya sebuah video yang menyeret namanya itu tak harus dibesar-besarkan. 

Karena masyarakat sudah mengetahui kebenarannya. 

Terlihat dari beberapa respons warganet yang disampaikan melalui komentar yang diunggah.

"Netizen sudah banyak yang membantah kok," jawabnya ketika dihubungi MalangTIMES, Minggu (8/9/2019).

Atas insiden itu, dia pun menyampaikan agar masyarakat yang menggunakan media sosial lebih santun saat berselancar di media sosial.

Selain itu lebih mengedepankan asas kebersamaan dan tidak melontarkan kalimat fitnah. 

Karena perkembangan teknologi dan media sosial yang pesat seperti sekarang harus terus diterima dan dimanfaatkan dengan bijaksana.

"Saling memaafkan itu harus, dan selama ini etika untuk saling memafkan sudah diatur," terangnya.

Dia juga menyampaikan jika selama ini ia aktif menggunakan media sosial untuk saling menyapa masyarakat di Kota Malang. 

Melalui media sosial pula, ia sering mendapat berbagai informasi yang kemudian bisa ditindak lanjuti. 

Dia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkam media sosial sesuai peruntukannya dan tetap membuka wawasan dari berbagai sisi.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi singkat diunggah oleh akun bernama Rudi Taryanto.

Dalam video itu terlihat seorang pria mengenakan batik berwarna gelap tengah memeluk dan mencium kaki beberapa pria dan perempuan yang berjajar. 

Dalam keterangan video itu ditulis jika itu merupakan video permintaan maaf Wali Kota Malang kepada putera dan puteri Papua.

Pak Wali Kota Malang Meminta Maaf Kpd Putra Putri Papua," tulis Rudi Taryanto pada keterangan video yang diunggah pada Sabtu (7/9/2019).

Hingga Minggu (8/9/2019), video tersebur sudah ribuan kali ditonton dan dibagikan.

Namun belakangan, diketahui jika pria dalam video tersebut bukan Wali Kota Malang Sutiaji. 

Yang bersangkutan merupakan Ketua Pembina dan Penanggungjawab tunggal Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Haidar Alwi yang diketahui hadir dalam temu Wicara Gerakan Perempuan Pendukung Kerukunan dan Perdamaian bersama Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) di Hotel Mega Proklamasi, Rabu (4/9/2019).