MALANGTIMES - Penggunaan smartphone sebagai alat untuk mengakses informasi berkembang sangat pesat di Indonesia.

Di era serba digital ini, banyak masyarakat yang telah memiliki cara praktis untuk memudahkan mereka mencari informasi, termasuk informasi di bidang kesehatan.

Oleh karena itu, lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menciptakan sebuah aplikasi yang membantu masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan.

Mobile aplikasi tersebut dinamakan Halo Medis. Halo Medis dibuat oleh William Christian Fabrianto (Sistem Informasi), Iqbal Putra Santoso (Sistem Indormasi), Martin Anugrah Siahaan (Teknik Informatika), Amira Fauzia Rahmah (Sistem Informasi), dan Gregorius Ivan Sebastian (Teknik Informatika).

"Halo medis merupakan sebuah platform yang memfasilitasi masyarakat di bidang kesehatan," kata salah satu anggota tim, Iqbal.

Dalam aplikasi Halo Medis terdapat enam fitur, yaitu Medi Hospital, Medi Clinic, Medi Diagnosis, Medi Farmasi, Medi Ambulan Now, Medi Artickel, dan Medi Blood.

Pada fitur medi hospital pengguna bisa mencari rumah sakit sesuai dengan kebutuhan, lokasi, dan fasilitas yang disediakan.

Medi clinic menyediakan fitur berupa informasi reservasi online pada klinik gigi dan kecantikan.

Medi  farmasi terkait dengan pemesanan obat secara online. Medi ambulan now dilengkapi dengan daftar ambulance terdekat yang bisa dipanggil, sedangkan medi artikel berkaitan dengan informasi seputar kesehatan.

"Kami berharap mobile aplikasi yang kami buat bisa kami kembangkan terutama untuk medi clinic karena sepertinya banyak masyarakat yang tertarik. Aplikasi mobile yang akan kita kembangkan ini bisa menjadi ramah dan bisa memenuhi kebutuhan pengguna di bidang kesehatan," ungkapnya.

Untuk diketahui, Halo Medis meraih silver medal dalam kompetisi International Innovation, Creativity, Technology Exhibition atau I2creaTE di Malaysia beberapa waktu lalu.

Selain mendapatkan silver medal, Halo Medis juga mendapatkan special award dari Sri Ramakrishna Instute of Technology Coimbatore India.