MALANGTIMES - Hamparan bunga berwarna ungu, kuning, merah muda memenuhi ribuan pohon pinus di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Ya itu merupakan hamparan bunga hortensia di lahan seluas 2 hektare.

Tempat ini merupakan surga tersembunyi di Kecamatan Bumiaji. Tidak sembarang wisatawan bisa mencapai tempat ini. Begitu melihat wisatawan dijamin takjub melihat keindahannya.  Siapa sangka di antara rerimbunan pohon pinus yang menjelang tinggi ada sebuah taman bunga Hortensia yang sangat luas nan indah. 

Bahkan ada golden moment yang tidak semua orang tahu kapan datangnya momen itu, disaat sinar matahari menembus pepohonan pinus dan menyinari bunga Hortensia. 

Lebih tepatnya area itu berada di di BON 15, sebutan lahan petak nomor 15 dari Perhutani. Hanya saja untuk bisa menikmati pemandangan ini pengunjung harus berjuang terlebih dahulu.

Sebab surga bunga hortensia ini berada di pedalaman. Agar bisa sampai di sana harus berjuang menembus rerimbunan pohon sekitar 20 menit dari jalan raya arah menuju Cangar, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji.

Biasanya agar bisa ke sana pengunjung menggunakan kendaraan menggunakan mobil jeep atau motor trail. Hanya saja, selain dijadikan wisata tanaman ini juga dipanen setiap minggunya.

“Jadi setiap minggunya ini dipanen kurang lebih seribu tangkai. Kami kirimkan ke luar Jawa, seperti Bali. Lalu ada juga Bandung dan Jakarta,” ungkap Ika Nurjanah, Pengelola Anjasmoro Sekar.

Agar menjadi tanaman yang indah, tentunya harus dilakukan perawatan yang rutin. Hanya saja dibutuhkan perawatan yang ektras saat musim penghujan datang. “Biasanya musim penghujan datang harus ekstra perawatannya. Sedangkan kalau kemarau seperti ini lebih mudah perawatannya,” imbuhnya.

Sedang bagi kalian yang ingin menikmati hamparan taman ini dengan udara yang cukup dingin dan segar bisa menikmati dengan paket wisata Amazing Bumiaji yang sudah disuguhkan oleh Sengkuyung Bumiaji.

“Untuk menikmati keindahan taman tersebut, tamu atau wisatawan cukup merogoh kocek Rp 190 ribu dengan paket yang sudah ada. Mulai dari petik apel, edukasi peternakan sapi, dan wisata religi Pura Giri Arjuna,” ujar Penasehat Sengkuyung Bumiaji, Musa Khuzainuddin.