MALANGTIMES - Kebakaran hutan Gunung Panderman, Kota Batu, terus meluas. Api menjalar seiring dengan cuaca kering yang disertai  angin cukup kencanag.

Awalnya kurang lebih luas hutan yang terbakar mencapai 22 hektare.  Namun, diperkirakan kebakaran melanda 30-40 hektare hingga Senin (22/7/2018) pagi.

Sampai sekarang, kepulan asap terus keluarkan Gunung Paderman. Terlihat di area puncak gunung, muncul beberapa titik baru.

“Sejak terbakarnya hutan Gunung Panderman Minggu (21/7/2019), sampai pagi api terus menjalar karena cuaca. Namun tim kami sudah berada di lokasi, menemukan titik kebakaran yang mudah dijangkau,” ucap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Batu Achmad Choirur Rochim.

Luas total Gunung Panderman mencapai 164,4 hektare. Karena itu, jika penanganan secara manual yang dilakukan ragtusan personel tim gabungan, pemadaman tidak maksimal karena kondisi sebagian jalur yang ekstrim perlu dilakukan solusi selanjutnya.

“Jalurnya untuk sampai di eberapa di titik lokasi ini cukup jauh. Harus menemouh waktu 2-3 jam, ditambah di lapangan kondisi kemiringan cukup ekstrem,” imbuhnya. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemkot Batu Zadiem Efisiensi menambahkan, jika hingga sore hari kondisi kebakaran tidak ada perubahan, akan segera dilakukan evaluasi.

Solusi yang bisa dilakukan itu dengan hujan buatan dengan menggandeng pihak TNI. "Koordinasi juga dengan TNI. Setelah evaluasi, nanti kalau dibutuhkan TNI siap menyiram dari udara,” imbuhnya. 

Karena kondisi ini, akses dan perizinan pendakian Gunung Panderman dan Gunung Buthak mulai hari Senin ini ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.