Kemana-Mana Bawa Wayang, Ini Dia Dalang Cilik Usia 12 Tahun Asal Batu

MALANGTIMES - Diusianya yang masih 12 tahun Pandhadha Arya Wibisono, pelajar SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu sudah menjadi dalang cilik. Baru-baru ini Arya mendapatkan prestasi juara sebagai dalang catur terbaik se Jawa Timur. 

Kemenangannya itu didapatkan dengan membawakan cerita berjudul kongsoleno berdurasi 45 menit, pada Parade Dalang Bocah se Jatim yang digelar 6 Juli sampai 8 Juli 2019 lalu di Kabupaten Ponorogo lalu.

Arya mulai suka dengan wayang itu sejak usia 5 tahun. Sejak kecil tidak banyak main-main layaknya anak-anak seusianya. 

Ia hanya tertarik pada wayang, kendang dan musik tradisional khususnya musik gamelan. Bahkan saat bermain bola Arya tidak lepas dengan membawa wayangnya.

“Kalau ke mana-mana saya minta wayang. Karena saya tertarikmya sama wayang, itu saja,” ungkap Arya.

Orangtuanya pun memberikan fasilitas, seperti membuatkan kelir wayang di dalam rumah untuk mendalang. 

Ayah Arya, Yusuf Wibisono mengubah ruang tamu di rumahnya sudah seperti studio pribadi Arya. Di ruang tamu rumahnya, ada lengkap perlengkapan mendalang, seperti wayang, kelir wayang (layar putih), sorotan lampu, dan wadah untuk meletakkan wayang. 

Di ruang tengah ada koleksi wayang yang dibelikan orang tua Arya. Arya pun belajar secara otodidak cara memegang wayang.

“Lalu juga diajarkan oleh saudara saya Afrian Saputra tentang cara berbahasa Jawa dan cerita tentang wayang,” katanya. 

“Tapi tampil pertama di acara sendiri, di rumah (Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu),” imbuhnya.

Kemudian untuk pertama kalinya Arya tampil di beberapa acara di Kota Batu dan Malang. Pertama keluar Malang Raya langsung menorehkan prestasi.

“Berharap bisa diikutkan seleksi untuk parade dalang bocah tingkat nasional,” harapnya.

Top