Indonesia Nampaknya Patut Contoh Penemuan-Penemuan Simpel Ini, Ada Tembok Anti Kencing Sampai Pembersih Jalan Otomatis

Jun 16, 2019 17:14
Penemuan simpel nan bermanfaat (daftarpopuler)
Penemuan simpel nan bermanfaat (daftarpopuler)

MALANGTIMES - Banjir, bising, polusi maupun sampah, memang menjadi suatu permasalahan yang kerap kali kita jumpai di perkotaan. Namun buat kalian anak kota, jangan putus asa dahulu, sebab, ada penemuan yang bisa membantu dalam memecahkan masalah tersebut dengan mudah.

Baca Juga : WORO & The Night Owls Gebrak Maret dengan Album Perdananya

Termasuk negara Indonesia, nampaknya juga cocok jika menerapkan penemuan ini. Lalu apa saja penemuan atau inovasi sepele namun jenius yang bisa membantu dalam memecahkan masalah tersebut, serta apa saja penemuan lain yang bisa membuat kita berteriak kagum.

Penasaran, yuk langsung kita simak informasinya berikut ini dirangkum dari daftarpopuler.

1. Pembersih Jalan Sendiri

Biasanya jalanan yang kotor dibersihkan oleh mereka dari petugas terkait atau yang biasa disebut pasukan kuning, pasukan hijau. Tanpa mereka, bisa dibayangkan kondisi jalanan akan sangat kotor dengan banyaknya debu atau sampah.

Namun ternyata memang ada negara yang tidak menggunakan pasukan pembersih jalan untuk menyapu debu. Seperti negara Korea Selatan misalnya. Meskipun tak ada pasukan pembersih jalan, Korea Selatan tak khawatir, sebab ada mesin pembersih jalan secara otomatis yang memang bisa memberitahukan jalan sendiri.

Di ruas-ruas jalan di Korea Selatan, terdapat sebuah alat kecil yang menempel pada aspal dan bisa menyemprotkan air ke permukaan jalan. Dengan begitu, meskipun memang tidak menyapu sendiri, kondisi jalan tetap bisa lembab dan membuat jalan bersih dari debu serta terhindar dari jalanan yang bopeng.

Dan jika diterapkan di Indonesia, nampaknya alat ini cocok dengan banyaknya kondisi jalan yang bopeng di Indonesia.

2. Lantai MRT yang Berwujud Kolam Renang

Lantai MRT yang berdesain kolam renang ini berada di MRT Taiwan. Mereka yang naik MRT tersebut, akan merasa seperti melayang di atas kolam renang. Dan bukan hanya itu saja, bagian MRT lain, juga berdesain cukup unik, yakni dengan desain lapangan sepak bola.

Dan belum cukup itu saja, ternyata gerbong MRT lainnya juga didesain dengan bermacam jenis kategori olahraga, seperti lapangan lari, maupun lapangan basket. Inovasi tersebut merupakan kerjasama dari Taiwan bersama otoritas terkait, untuk memeriahkan event olahraga yang digelar di Taiwan.

Namun dengan adanya desain itu, nampaknya juga bakal membuat para penumpang MRT akan semakin betah menaiki MRT.

3. Tembok Anti Kencing

Biasanya banyak diperkotaan, sudut-sudut gelap bangunan yang bersuasana sepi, banyak digunakan oleh orang untuk membuang air seni alias kencing sembarangan.

Akibatnya, tempat serta tembok yang mereka kecingi akan menimbulkan bau tidak sedap alias pesing yang begitu menusuk hidung. Dan untuk menghindari adanya hal itu, sebuah penemuan di San Fransisco nampaknya patut untuk dicoba.

Di sana terdapat sebuah tembok anti kencing. Tembok itu dilapisi dengan cat hidroponik dan everdry yang melapisi permukaan tembok untuk menghalau kencing sembarangan.

Dengan begitu, mereka yang kencing ke tembok, maka air seninya tak akan bisa meresap ke tembok dan akan ditolak oleh lapisan cat, bahan bisa saja air kencing tersebut akan muncrat ke pembuang cairan sendiri.

4. Kanal Bawah Tanah

Tokyo merupakan kota yang dilintasi 15 sungai. 10 sungai diantaranya dibendung dari hulu dan lima dibendung dari dasar sungai dengan beton. Industrialisasi dan urbanisasi secara besar-besaran membuat kota tersebut rentan terjadi banjir.

Untuk mengatasi itu, Pemerintah Tokyo telah melakukan berbagai upaya, yakni membuat Kanal. Namun ternyata hal tersebut dirasa belum maksimal. Akhirnya Tokyo membuat sebuah Katedral Air bawah tanah.

Baca Juga : Film Dokumenter The Beatles 'Get Back' Rilis September 2020

Katedral merupakan sebuah sistem penampung air besar yang berada di bawah tanah dengan kedalaman 50 meter. Air dari seluruh kota akan masuk ke dalam lima kolam beton yang mempunyai lebar 32 meter serta ketinggian 65 meter.

Sistem kanalisasi bawah tanah ini juga ditopang dengan 78 mesin pompa air serta 59 pilar beton. dengan adanya fasilitas tersebut sekitar 200 ton air bisa dipindahkan per detik setiap harinya dari seluruh Kota Tokyo.

5. Jaring Penangkap Sampah

Masalah-masalah sampah di sungai atau saluran air, memang seringkali terjadi di berbagai dunia. Namun terkadang penyelesainnya hanya dengan jangka pendek. Banyak mereka yang hanya membersihkannya dengan melakukan kerja bakti bersama.

Namun salah satu kota di Australia, yakni Quinana menerapkan sistem jaring pada ujung saluran air. Dengan begitu, mereka tak perlu lagi membersihkan lagi sampah dan hanya tinggal menunggu sampah terkumpul dalam jaring dan membuangnya.

Dan metode tersebut, memang begitu efektif. Sebab, dengan jaring, banyak polutan yang tertangkap dan tidak lagi mencemari air dism sekitarnya. Selain itu, biaya dalam pengaplikasiannya juga tak memerlukan budget besar.

6. Sistem Pertanian Kota

Dengan banyaknya alih fungsi lahan menjadi gedung-gedung besar, hal tersebut memangkas lahan pertanian. Namun meskipun begitu, nampaknya manusia juga mempunyai akal dalam mengembalikan lahan pertanian.

Salah satunya adalah dengan menerapkan sistem pertanian pada sebuah gedung. Seperti yang dilakukan sebuah gedung di Tokyo. Gedung tersebut, menerapkan eksterior tanaman hijau pada setiap sudut gedung.

Tanaman yang ditanam dengan penerapan metode tersebut juga beragam, mulai dari sayur-sayuran, padi, tomat sampai buah-buahan. Dan yang menjaga dan merawat tanaman-tanaman tersebut, adalah para karyawan dari gedung tersebut. Bahkan hasilnya juga dijual di kantin kantor.

Pengelolan dengan sistem pertanian gedung, ditambah para karyawan yang ikut mengelola, nampaknya memang membuat suasana kantor semakin hidup. Gimana sepertinya pas untuk diaplikasikan di Indonesia?

 

Topik
MalangBerita MalangTembok Anti KencingPenemuan simpel nan bermanfaat

Berita Lainnya

Berita

Terbaru