Penutup hidung Suku Apatani, India (istimewa)
Penutup hidung Suku Apatani, India (istimewa)

MALANGTIMES - Apa yang ada di benak kamu saat mendengar kata cantik, cewek bertubuh langsing, berkulit putih atau hidung mancung? Anggapan cantik dengan satu orang dan orang lain juga bisa berbeda, satu daerah dengan daerah lainpun bisa berbeda-beda standar kecantikannya.

Begitupun standar kecantikan dari berbagai negara berikut ini, meski terlihat aneh jika kita bandingkan dengan standar kecantikan negara kita. Namun standar kecantikan ini sangat unik dan menjadi ciri khas budaya tersebut. Bahkan bisa dikatakan standar kecantikan dari mereka bisa dikatakan sangat mengerikan.

Berikut ini 5 tradisi kecantikan paling mengerikan di dunia.

1. Penutup Hidung Suku Apatani, India

Suku apatani tinggal di lembah distrik Subansiri Bawah di timur laut India. Wanita-wanita Apatani terkenal sangat cantik dan dianggap paling cantik di antara suku Aruchan.

Saking cantiknya mereka harus membuat diri mereka tidak menarik untuk perlindungan diri dari suku lain yang ingin merebut mereka. Dari sinilah mereka kemudian memakai penutup hidung dari colokan kayu besar yang di pasang di hidung mereka.

Aksesoris berwarna hitam ini dipakai oleh sebagian besar wanita tua suku tersebut, namun menginjak pertengahan abad kedua puluh kebiasaan ini sudah mulai terkikis.

2. Leher Panjang Suku Kayan, Thailand

Jika anda sedang berjalan-jalan ke Thailand sempatkan waktu anda untuk mengunjungi suku yang punya wanita berleher panjang.

Mereka memanjangkan leher mereka dengan memakai kumparan atau gelang kuningan sejak berusia lima tahun.

Setiap kumparan atau gelang kuning ini akan diganti dengan yang baru lebih panjang secara berkala, berat kumparan kuningan tersebut yang mendorong tulang selangka turun dan menekan tulang rusuk sehingga membuat leher tersebut menjadi lebih panjang. Kumparan ini tidak akan dilepas kecuali jika ingin diganti dengan yang lebih panjang.

Para wanita suku kayan melakukan ini dengan alasan kecantikan. Namun baru-baru ini para ahli budaya memunculkan teori tentang tujuan dari adat ini. Tujuannya adalah agar lebih menarik, melambangkan seekor naga yang merupakan figur penting dari cerita rakyat Kayan dan untuk mencegah harimau menerkam mereka.

3. Telinga Panjang Suku Dayak, Kalimantan

Di sebuah tempat di Kalimantan dimana suku Dayak tinggal, menjadi cantik adalah dengan memiliki telinga panjang yang menjuntai hingga ke leher.

Tradisi menindik telinga bagi para wanita suku dayak ini dilakukan dengan cara menggunakan anting logam atau emas yang jumlahnya terus menerus hingga membuat telinganya memanjang.

Penambahan anting ini dilakukan setiap satu tahun sekali, untuk mengetahui berapa usia wanita suku dayak cukup dengan menghitung berapa banyak anting yang menghiasi telinganya.

Memiliki telinga panjang bagi mereka bertujuan untuk menunjukkan identitas dan usia, selain itu juga sebagai lambang bahwa mereka adalah keturunan bangsawan. Strata sosial mereka akan semakin terangkat seiring banyaknya emas dan panjangnya telinga mereka.

4. Lip Plate Suku Mursi, Etiopia

Menjadi cantik versi suku Mursi di Etiopia ini terbilang sangat aneh. Bagaimana tidak mereka menilai kecantikan seorang wanita dari seberapa lebar ukuran mulutnya.

Semakin lebar mulut seorang wanita maka semakin cantiklah dia, tradisi melebarkan bibir ini disebut Lip Plate, dimana wanita disuku ini mulai memperbesar ukuran mulutnya pada usia yang amat belia yaitu pada usia 13 hingga 16 tahun.

Meski sangat menyakitkan tradisi ini harus tetap dilakukan, karena bagi wanita yang menolak tradisi ini akan mendapatkan sanksi sosial.

Piring di mulut para wanita suku Mursi ini menandakan bahwa mereka memiliki daya tahan tubuh yang kuat, kedewasaan dan kecantikan.

5. Lotus Feet, China

Memiliki kaki mungil awalnya hanya dilakukan oleh wanita keturunan bangsawan yang di anggap melambangkan keindahan dan kemakmuran. Proses pembentukan kaki seroja ini dilakukan sejak anak-anak berusia 4 sampai 7 tahun.

Awalnya kaki akan diolesi dengan ramuan tumbuh-tumbuhan dan darah hewan agar lemas, dan kuku kaki dipotong sedalam mungkin. Lalu semua jari-jari kaki akan ditekuk ke telapak kaki hingga tulang-tulangnya patah.

Jari kaki yang menempel pada telapak kaki kemudian di ikat erat dengan kain dan ditekuk sejajar dengan tungkai sampai kepunggung kaki, lalu diikat lagi dengan kain panjang. Hasilnya kaki akan tumbuh ideal dengan panjang 7 sampai 9 cm setelah pengikatan selama 2 tahun.

Gadis tersebut akan berjalan secara perlahan dengan bertumpu pada tumit, sehingga cara berjalannya akan berlenggak lenggok. Nah gaya berjalan inilah yang dianggap menggemaskan dan seksual bagi para pria.