Puji Hariwati, plt sekdin pendidikan Kabupaten Malang. (Nana)

Puji Hariwati, plt sekdin pendidikan Kabupaten Malang. (Nana)



MALANGTIMES - Tentu diperlukan adanya panduan terkait pendaftaran online dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019/2020 di Kabupaten Malang. Hal ini dipicu masih banyaknya orang tua siswa yang belum begitu familiar dengan mekanisme PPDB online walau tahun lalu telah juga dipraktikkan, tapi baru tahun 2019 seluruh sekolah negeri diwajibkan menerapkannya secara total.

Kondisi ini memosisikan PPDB 2019 menjadi sangat penting bagi masyarakat, khususnya bagaimana proses pendaftaran online.

Dari situs https://malangkab.siap-ppdb.com/, mekanisme pendaftaran online terbilang sederhana dan tidak akan membuat ruwet.

Secara umum terdapat 4 langkah yang bisa dilakukan oleh orang tua siswa yang akan mendaftarkan anaknya melalui jalur zonasi.

Pertama, calon siswa mendaftar secara online dan mencetak tanda bukti pendaftaran. Calon siswa bisa mendaftar di mana pun dan tidak perlu datang ke sekolah yang akan ditujunya. Kedua, setelah calon siswa mendapatkan tanda bukti pendaftaran, langsung menyetorkannya dengan beberapa syarat yang diminta kepada operator. Operator nantinya akan melakukan verifikasi dari berkas-berkas calon siswa sampai akhirnya mengeluarkan tanda bukti verifikasi.

Terakhir, calon siswa pada saat pengumuman tinggal melihat hasilnya secara online. Kapan pun dan di mana pun calon siswa bisa melihat hasil pendaftarannya tersebut.

Dalam kesempatan lain, M. Hidayat -kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang melalui Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Puji Hariwati, mengatakan bahwa calon peserta didik baru (CPDB) jalur zonasi dapat melakukan pilihan minimal satu satuan pendidikan dan maksimal tiga satuan pendidikan dalam satu kali proses pendaftaran. "Jadi, bisa melakukan pilihan sampai maksimal tiga satuan pendidikan dalam satu kali proses pendaftaran," ucap Puji.

Alur pemaksaan PPDB SMP Zonasi di Kabupaten Malang (malangkab.siap-ppdb.com)

Apabila CPDB yang telah mendaftar dan ternyata tidak diterima pada hasil seleksi sementara di semua pilihan sekolahnya setelah proses verifikasi pendaftaran dan masih ada waktu dalam proses pendaftaran, dia dapat melakukan pendaftaran satu kali lagi dengan ketentuan pilihan yang berbeda dengan pendaftaran yang pertama.

"Jadi, masih ada peluang. Karena itu, dalam jalur zonasi ini yang perlu diketahui juga terkait zona sekolah pilihan dari domisili calon siswa," ujar Puji.

Dia menyampaikan ada tiga ring zona dalam PPDB 2019/2020 yang pendaftaran onlinenya dimulai tanggal 20-22 Mei.  Tiga ring zona yang dipergunakan tersebut didasarkan pada lokasi sekolah pilihan. Sehingga, semakin dekat domisili calon siswa dengan lokasi sekolah pilihannya. maka akan semakin terbuka lebar diterima. 

Misalnya, SMPN 4 Kepanjen yang terletak di Jalan Kawi, Kecamatan Kepanjen. Maka zona atau ring 1-nya adalah Cempokomulyo, Kepanjen. Untuk ring 2-nya diperuntukkan bagi calon siswa berdomisili di Panggungrejo, Kepanjen, Sukoharjo, Talangagung dan Ardirejo yang semuanya termasuk wilayah Kecamatan Kepanjen. Ring 3 untuk SMPN 4 Kepanjen baru diperuntukkan untuk CPDB dari Gondanglegi, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakisaji, Sumberpucung, dan Wagir. 

"Dalam sistem zonasi, jarak tempat tinggal dengan sekolah pilihan menjadi prioritas utama tahun 2019 ini. Karena itu, masyarakat juga harus mengetahui ring-ring sekolah pilihan putra putrinya," ucap Puji.

End of content

No more pages to load