Ilustrasi PPDB online 2019/2020 (Ist)

Ilustrasi PPDB online 2019/2020 (Ist)



MALANGTIMES - Jalur prestasi sebagai bagian dalam sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019/2020 di Kabupaten Malang telah usai. Yakni sejak jalur yang hanya diberi kuota 5 persen ini ditetapkan secara resmi tanggal 6-9 Mei 2019 lalu melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Nomor 420 tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru pada Sekolah Menengah Pertama Negeri dengan Mekanisme Dalam Jaringan (Daring).

Tapi,  PPDB jalur zonasi dengan paling sedikit 90 persen daya tampung sekolah masih terbuka untuk masyarakat. Sesuai dengan keputusan kepala Dinas Pendidikan, jalur zonasi melalui daring baru bisa diakses tanggal 20 sampai dengan 22 Mei 2019 mendatang. 

"Hanya tiga hari untuk pendaftaran online zonasi diseluruh SMPN di Kabupaten Malang. Lebih singkat dari jalur prestasi. Sehingga tentunya masyarakat perlu mengetahuinya sejak dini," kata M. Hidayat, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, menyikapi siklus PPDB 2019/2020.

Dayat -sapaan kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang itu- melanjutkan,  69 SMPN se-Kabupaten Malang secara serentak nantinya akan membuka pendaftaran PPDB online tersebut.
"Jadi, serentak dilakukan. Karena itu, kami mengimbau agar orang tua siswa bisa mengetahui jadwal dan alur pendaftaran PPDB ini. Selain tentunya pagu yang disediakan setiap sekolahan," ujarnya.

Dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, jumlah maksimal siswa di tahun ajaran baru tingkat SMP untuk jalur zonasi sebanyak 14.192 siswa. Jumlah tersebut tersebar di 69 SMPN se-Kabupaten Malang. Setiap SMPN memiliki jumlah pagu rombongan belajar (rombel) yang berbeda.

Pagu rombel terbesar terdapat di tiga SMPN. Yaitu SMPN 2 Sumberpucung serta SMPN 1 Kepanjen dan SMPN 4 Kepanjen dengan pagu rombel sebanyak 11. Jumlah maksimal siswa yang bisa ditampung di tiga SMPN tersebut masing-masing adalah 352 siswa.

Sedangkan  rombel dengan pagu paling sedikit terdapat di SMPN 2 Ampelgading (hanya dua rombel) serta SMPN 3 Bantur, SMPN 2 Gedangan, SMPN 2 Kalipare dan SMPN 3 Sumbermanjing Wetan (masing-masing dengan tiga rombel). Daya tampung maksimal  antara 64-96 siswa.

Perlu diketahui juga, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Puji Hariwati mengatakan bahwa dalam sistem zonasi, diberlakukan juga zona yang terdiri dari tiga ring yang menjangkau wilayah desa/kelurahan tempat SD yang masih berdekatan dengan SMPN yang akan dituju calon peserta didik baru.  "Terdapat tiga ring di setiap zona sekolah. Setiap ring disesuaikan dengan jarak tempuh. Dihitung menggunakan google map dengan tarik garis lurus," ucap Puji yang mengacu pada Pasal 9 Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terkait PPDB 2019/2020.

Dalam pasal tersebut, Puji juga menyampaikan jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama jaraknya, maka yang diprioritaskan adalah peserta didik yang mendaftar lebih awal.  "Jadi, ini pentingnya juga orang tua siswa untuk mengetahui jadwal pendaftaran PPDB jalur zonasi yang waktunya lebih singkat dari jalur prestasi," pungkasnya.
 

 

End of content

No more pages to load