Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Bursa Efek Indonesia Beri Tips Untung Investasi Bagi Mahasiswa UIN

Penulis : Imarotul Izzah - Editor : A Yahya

07 - May - 2019, 04:35

Placeholder
Dian Fajar dari Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto istimewa)

MALANGTIMES - Mahasiswa harusnya menyadari pentingnya berinvestasi. Sebab, sebaik-baiknya investasi memang dilakukan sejak muda. Hal ini dikarenakan investasi itu jangka panjang. Hasilnya baru bisa benar-benar dirasakan setelah beberapa tahun lagi.  Maka tak heran jika berinvestasi jauh lebih menjanjikan dibandingkan menabung.

Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan

Perlu diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan mencapai sebesar 5,06 persen pada kuartal pertama 2018 yang disumbang oleh pertumbuhan investasi.

Data pendukung lainnya, antara lain investasi di Indonesia meningkat pada kuartal pertama 2017 sebesar 1,53% menjadi 2,54% pada kuartal pertama 2018. Sumbangannya pun naik dari 2,45% pada kuartal keempat 2017.

Nah, salah satu langkah yang bisa dilakukan mahasiswa sebelum berinvestasi adalah mencari tahu apa investasi yang terbaik. Hal ini dijelaskan oleh Dian Fajar dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam acara Sekolah Pasar Modal Syariah yang diselenggarakan di Home Theater Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang beberapa waktu yang lalu.

Menurut Dian dalam acara yang digelar Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) bersama Asisten Laboratorium Galeri Investasi Syariah (GIS) Fakultas Ekonomi UIN Malang tersebut, investasi yang baik adalah pada aset apapun dengan imbal hasil sebanding dengan kenaikan barang. “Investasi yang bagus adalah pada aset dengan imbal hasil di atas inflasi,” ujarnya.

Menurut Dian, inflasi Indonesia selama 10 tahun terakhir mencapai nilai 5%. “Kita bisa pilih investasi pada emas, obligasi, deposito, atau saham,” imbuhnya.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Dian melanjutkan, objek investasi juga tergantung pada sifat investasi yang ingin dijalankan. Apabila investasinya jangka panjang tanpa risiko yang besar, kita bisa memilih obligasi. Akan tetapi, investor yang ingin berinvestasi jangka panjang dengan risiko yang cukup tinggi, disarankan memilih saham. “Investasi tabungan tidak direkomendasikan karena nilai imbal baliknya lebih rendah daripada inflasi, hanya 2 persen,” terangnya.

Sementara itu, mengenai acara Sekolah Pasar Modal Syariah, Direktur GIS Nanang mengatakan agenda ini merupakan salah satu rangkaian edukasi pasar modal untuk mahasiswa. “Kita sudah melaksanakan sekitar 30 edukasi kecil di kantor GIS,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Dekan FE Siswanto saat membuka acara tersebut. Dua bulan lalu GIS telah menyelenggarakan edukasi pasar berjangka untuk menyambut Industri 4.0. Siswanto berharap muncul investor-investor baru demi memberikan kontribusi untuk perekonomian bangsa. “Entrepreneur muda harus ikut acara seperti ini, supaya tidak hanya pada sektor riil, tapi juga pasar modal,” tukasnya.


Topik

Pendidikan berita-malang Tips-Untung-Investasi Mahasiswa-UIN Badan-Pusat-Statistik-(BPS) Bursa-Efek-Indonesia-(BEI) Universitas-Islam-Negeri-Maulana-Malik-Ibrahim-Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imarotul Izzah

Editor

A Yahya