MALANGTIMES - Journalist Camp 2019 resmi berakhir pada hari ini, Senin (8/4). Selama 4 hari, para siswa dan guru telah mendapatkan materi mengenai jurnalistik. 

Ajang yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Malang bersama MalangTIMES.com serta didukung Air Asia dan Indomaret di Warung Pan Java Mulyoagung, Dau ini dikemas dengan konsep pembelajaran yang asyik untuk mengisi hari libur siswa.

Pada hari pertama, para peserta mendapatkan 3 materi, pertama yakni Membuat Blog dan Vlog Kreatif; Menulis Berita dan Teknik Wawancara; serta Menjadi Youtuber Andal, Membuat Video Menarik, dan Menembus Media Sosial.

Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi mengenai Pembuatan Website Atraktif dan Digitalisasi. Pada hari ketiga, materi yang diberikan yakni Optimalisasi Desain dan Konten Website Kreatif.

Nah, pada hari terakhir ini, para siswa latihan membuat vlog secara individual dan berkelompok.

Para siswa mengaku hari terakhir ini adalah hari yang paling asyik. Sebab, mereka dapat mempraktikkan ilmu yang diperolehnya dari materi selama 3 hari sebelumnya di Journalist Camp 2019.

Naufal Dzaky Alamsyah, siswa dari SMPN 13 Malang merasa liburannya menjadi berkualitas lantaran mengikuti Journalist Camp ini.

"Jurnalis Camp 4 hari ini sangat bagus. Jadi liburan untuk anak kelas 7 dan 8 tidak sia-sia. Kita juga bisa mengenal dunia jurnalistik.
Yang menarik, kita diajari cara membuat vlog dan cara membuat konten yang bagus, dan membuat website yang menarik," ujarnya di tengah praktik latihan membuat vlog.

Sependapat dengan Naufal, Agung Fadhilah Ramadhan dari SMPN 24 Malang juga menyatakan bahwa acara ini sungguh menarik karena dia sebagai siswa dapat memperoleh ilmu membuat vlog dan blog secara kreatif dari para pakarnya. Yang mana, ilmu ini jarang diperolehnya di sekolah.

"Acaranya sangat menarik dan sangat bagus untuk sekolah. Karena bisa mengenalkan kepada anak-anak cara pembuatan website, membuat blog, dan membuat vlog seperti video di YouTube," paparnya.

Acara Journalist Camp 2019 memang dikemas dengan cara menarik dan tidak membosankan. Pantas saja para siswa mengaku akan mengikuti lagi jika diberikan kesempatan tahun depan. Salah satunya adalah Edgar Ramadhani Octa Rinjani dari SMP Laboratorium UM.

"Sangat interaktif sekali. Selain itu juga mengasah otak kita agar lebih pandai untuk membuat website dan membuat vlog, serta menulis berita," tandasnya.

Materi-materi yang diberikan menurut Putri Fauziah Wahyunina Kurniasari, siswi dari SMP Muhammadiyah 2 Malang sangat berguna untuk menambah wawasan siswa maupun guru.

"Bisa menambah wawasan buat murid- murid SMP se-Kota Malang. Bisa menambah wawasan juga buat guru-gurunya," ungkap perempuan yang akrab disapa Nina ini.

Lain halnya dengan Iioga HK. Siswa dari SMP BSS Malang itu menyatakan, materi yang didapat dari Journalist Camp 2019 menurutnya akan sangat membantu dalam perkembangan sekolah.

"Itu sangat menunjang untuk membantu perkembangan dalam setiap sekolah. Dari materi yang diberikan dalam Journalist Camp setiap sekolah dapat mengembangkan ide idenya atau kreativitas murid agar sekolah dapat mencolok," ujarnya.