The Lord of the Rings (Foto: istimewa)

The Lord of the Rings (Foto: istimewa)



MALANGTIMES - The Lord of the Rings (LOTR) adalah serial film petualangan fantasi yang disutradarai orang Selandia Baru, Sir Peter Jackson. Film ini berdasarkan novel The Lord of the Rings karya J. R. R. Tolkien.

Kesuksesan film The Lord of the Rings

'The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring' (2001), 'The Lord of the Rings: Two Towers' (2003), dan 'The Lord of the Rings: The Return of the King' (2004) sukses besar di pasar seluruh dunia.

Bahkan, trilogi pertama berhasil membawa pulang empat Piala Oscars dari 13 nominasi. Di antaranya best cinematography dan best original score. Film kedua berhasil menyabet dua piala saja dari enam nominasi, yaitu best sound editing dan best visual effects.

Sedangkan serial terakhir 'The Lord of the Rings' menjadi yang paling sukses dalam hal menyabet penghargaan. The Return of the King membawa pulang semua nominasi yang diterima The Lord of the Rings, berjumlah sebelas piala. Di antaranya adalah best picture', best director', dan best adapted screenplay.

The Lord of the Rings dianggap sebagai salah satu proyek film terbesar dan paling ambisius yang pernah digarap, dengan dana keseluruhan sekitar $ 280 juta. Proyek keseluruhan memakan waktu delapan tahun. Rekaman untuk ketiga film dilakukan secara simultan dan seluruhnya di Selandia Baru.

Sinopsis The Lord of the Rings

Mengenai LOTR, pada zaman dahulu kala Pangeran Kegelapan, Sauron, menempa sebentuk cincin kekuasaan untuk mengendalikan middle‑earth. Namun cincin itu dicuri dan untuk waktu yang lama dianggap hilang. Bertahun-tahun kemudian cincin itu ditemukan oleh hobbit kecil yang ramah, Bilbo Baggins. Di wilayah bernama Shire, Frodo mewarisi cincin dari pamannya, Bilbo. Kini, Frodo harus menempuh perjalanan melintasi middle‑earth dan melemparkan Cincin ke gunung berapi; Mt. Doom, satu-satunya tempat yang dapat menghancurkan cincin itu.

LOTR adalah Film Perumpamaan Masa Depan

Jika boleh dibilang, LOTR adalah film perumpamaan masa depan atau jika tidak berlebihan film soal nubuwat akhir zaman. Film tersebut sarat mengandung perlambang-perlambang tentang kehidupan yang akan terjadi di masa nanti. Bukan main-main, perlambang yang digambarkan dalam film LOTR adalah materi seputar tanda-tanda kiamat.

Kalau Anda teliti melihatnya, di sana akan didapatkan begitu banyak kondisi-kondisi yang menggambarkan kehidupan menjelang hari kiamat nanti. Hanya semua itu dibuat sangat samar, dengan istilah-istilah, kronologi cerita, dan tokoh-tokoh fiktif.

Boleh jadi salah atau boleh jadi benar, yang jelas film ini penuh dengan makna filosofi yang dalam. Berikut ini 13 maknanya dilansir dari berbagai sumber.

Makna di Balik Film The Lord of the Rings

1. Inti cerita film LOTR adalah pertarungan antara golongan putih dan golongan hitam. Begitu pula saat menjelang hari kiamat nanti. Dalam perspektif Islam, akan ada pertarungan besar antara kaum Muslimin dengan kaum Yahudi.

2. Dalam film LOTR, puncak kepemimpinan kejahatan digambarkan sebagai kekuatan sihir bermata satu. Hal ini adalah gambaran yang sangat jelas tentang sosok Dajjal sebagai raja kejahatan di akhir zaman nanti.

3. Dalam film itu digambarkan ada koalisi antara dua kekuatan besar untuk melawan imperium kejahatan (Mordor). Dalam kehidupan di akhir zaman nanti juga akan terjadi koalisi antara umat Islam dengan kaum Nasrani untuk menghadapi imperium kejahatan Yahudi.

4. Dalam film itu digambarkan sosok Frodo sebagai pembawa cincin yang harus menghancurkan raja kejahatan. Begitu pula kelak peranan Isa Al Masih yang akan turun ke dunia untuk menghancurkan Dajjal.

5. Dalam film itu digambarkan munculnya seorang kesatria pemberani, pembela kebenaran, dan sangat konsisten melindungi Frodo. Setelah imperium kejahatan Mordor hancur, kesatria itu diangkat menjadi kaisar. Posisi kesatria ini dalam tanda-tanda kiamat sangat mirip dengan posisi Imam Mahdi.

6. Di akhir cerita digambarkan imperium kejahatan hancur seluruhnya, tidak ada yang tersisa. Begitu pula, di akhir zaman nanti imperium Dajjal juga akan hancur, kaum Yahudi akan tercerai-berai dan binasa.

7. Sebelum imperium kejahatan (Mordor) itu hancur, mereka mengalami kamajuan-kemajuan pesat dari sisi kekuatan militer. Puncaknya, mereka mampu mengepung kekuatan kebaikan di sebuah lembah. Di akhir zaman nanti demikian juga kondisinya. Kaum Yahudi mendapat kekuatan yang sangat hebat sehingga mendesak orang-orang beriman dalam situasi tersudut. Namun akhirnya kekuatan Yahudi itu hancur-lebur seiring hancurnya Dajjal.

8. Kunci kekuatan imperium kejahatan adalah “sang mata satu” (Sauron). Semakin kuat dirinya, semakin kuat pula kerajaannya. Namun saat dia hancur, maka hancur pula seluruh imperium kejahatannya. Begitulah hubungan antara Dajjal dengan kaum Yahudi terkutuk di akhir zaman nanti.

9. Hancurnya kekuatan “sang mata satu” ditandai dengan melelehnya cincin yang dibawa Frodo di sebuah kawah gunung yang membara. Begitu pula digambarkan, nanti di akhir zaman Dajjal ketika melihat Nabi Isa AS., dia akan meleleh seperti garam yang meleleh.

10. Dalam film itu digambarkan bahwa tokoh “sang mata satu” bukan muncul dari bangsa jin atau makhluk lain. Ia berasal dari sosok seorang raja di masa lalu. Dalam tanda-tanda kiamat disebutkan, bahwa Dajjal itu sejenis manusia. Lahir dari keluarga Yahudi di Isfahan, Iran, saat ini.

11. Sang pembawa cincin (Frodo) pada akhirnya meninggal juga. Dia harus berpisah dengan teman-teman setianya. Di akhir zaman nanti, Nabi Isa AS juga akan meninggal setelah menuntaskan tugasnya.

12. Misi lain dari perjuangan Frodo adalah menuntaskan cerita dalam buku yang ditinggalkan oleh pamannya. Cerita itu hampir selesai di tangan Frodo. Namun dia sisakan satu halaman lagi untuk diisi temannya, Sam. Begitu pula, wafatnya Isa Al Masih di akhir zaman nanti menandai berakhirnya kehidupan dunia. Kehidupan dunia kala itu tinggal tersisa sedikit lagi.

13. Di akhir perjalanan hidupnya, Frodo diantarkan naik perahu untuk berlayar menuju suatu tempat yang sangat indah. Dia disambut oleh Elf. Begitu pula balasan bagi para nabi dan orang-orang saleh dalam kehidupan di akhirat nanti. Mereka akan mendapatkan surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. 

 

 

End of content

No more pages to load