Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Pasca Larung Sesaji Sah WBTB, Bupati Magetan Instruksikan Pelaku Wisata Sarangan Tak Main-main Soal Layanan

Penulis : Basworowati Prasetyo Nugraheni - Editor : Nurlayla Ratri

17 - Jan - 2026, 09:42

Placeholder
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti

JATIMTIMES – Penetapan tradisi Larung Sesaji Tumpeng Sarangan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Republik Indonesia menjadi babak baru bagi pariwisata Kabupaten Magetan. Namun, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan bahwa prestasi prestisius ini tidak akan berarti tanpa adanya revolusi mental dalam pelayanan. 

Secara khusus, Bupati menginstruksikan seluruh pelaku usaha dan masyarakat di kawasan Telaga Sarangan untuk menerapkan prinsip Sapta Pesona, terutama kejujuran dalam penetapan harga dan keramahan yang tulus demi menjaga kehormatan daerah di mata wisatawan.

Baca Juga : Tradisi Pakaian Adat, Cara Warga Desa Junjung Sambut Musim Tanam Tiba

Bupati Nanik Endang menekankan bahwa status WBTB harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengalaman bagi pengunjung. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Telaga Sarangan untuk menjadi garda terdepan dalam menyambut tamu.

"Kami mengajak pelaku usaha dan masyarakat agar melayani wisatawan yang datang ke Sarangan dengan ramah, jujur, dan penuh tanggung jawab, karena kepuasan wisatawan adalah kehormatan dan keberkahan bagi kita semua," tegas Bupati Nanik Endang Rusminiarti.

Lebih lanjut, Bupati Magetan menginstruksikan penerapan prinsip Sapta Pesona secara nyata. Menurut beliau, keindahan alam dan kekayaan budaya harus didukung oleh pelayanan yang berstandar tinggi agar Sarangan tetap menjadi destinasi unggulan yang dicintai.

“Ciptakan rasa tenang dalam sikap dan keberlangsungan usaha, disiplin dalam mengikuti aturan serta jujur dalam penetapan harga, jaga keasrian tempat usaha dan lingkungan telaga, kedepankan tutur kata dan perilaku yang menyejukkan, jaga estetika dalam penataan ruang dan suasana, berikan pelayanan tulus tanpa membeda-bedakan latar belakang wisatawan dan yang terakhir ciptakan kesan manis yang membuat wisatawan rindu untuk kembali,” ujarnya. 

Baca Juga : Dispendukcapil Malang Siapkan Budaya Digital Baru: Urus Dokumen Sekaligus Aktifkan IKD

Bupati Nanik Endang mengingatkan bahwa keberlanjutan wisata sangat bergantung pada cara masyarakat memperlakukan wisatawan.

"Dengan pelayanan terbaik, Sarangan akan semakin dipercaya, dicintai, dan menjadi destinasi wisata yang berdaya saing serta membanggakan Kabupaten Magetan," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan magetan sarangan nanik endang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Basworowati Prasetyo Nugraheni

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan