Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Wisata

Akhir Wulan Kapitu, Wisata Bromo Ditutup 17–18 Januari 2026

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

15 - Jan - 2026, 15:04

Placeholder
Potret Laut Pasir atau Pusung Gedhe Kawasan Wisata Bromo. (Foto: Kemenparekraf)

JATIMTIMES - Kawasan wisata Gunung Bromo akan kembali ditutup sementara pada 17–18 Januari 2026. Penutupan ini dilakukan bertepatan dengan akhir Wulan Kapitu dalam kalender adat masyarakat Tengger yang dirayakan melalui ritual Megeng atau Pati Geni.

Penutupan tersebut tertuang dalam Pengumuman Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Nomor PG.15/T.8/TU/HMS.01.08/B/11/2025 tentang pembatasan kunjungan wisata alam dan aktivitas masyarakat pada Wulan Kapitu 2025. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya masyarakat Tengger.

Baca Juga : Realisasi 2025 Tak Capai Target, Pemkot Batu Naikkan Target Pajak Daerah 2026 jadi Rp287 Miliar

Dalam pengumuman resmi Balai Besar TNBTS disebutkan bahwa seluruh aktivitas wisata dan kendaraan bermotor di kawasan Kaldera Tengger akan dihentikan sementara selama awal dan akhir Wulan Kapitu, kecuali untuk kondisi kedaruratan atau emergency.

"Penutupan pada akhir Wulan Kapitu akan dimulai pada Jumat, 17 Januari 2026 pukul 15.00 WIB hingga Sabtu, 18 Januari 2026 pukul 23.59 WIB. Kawasan wisata Bromo baru akan dibuka kembali pada Minggu, 19 Januari 2026 pukul 00.01 WIB," demikian keterangan Balai Besar TNBTS. 

Sebelumnya, penutupan serupa juga telah dilakukan pada awal Wulan Kapitu, yakni pada 18 Desember 2025 mulai pukul 15.00 WIB hingga 19 Desember 2025 pukul 23.59 WIB, dan kembali dibuka pada 20 Desember 2025 dini hari.

Selama penutupan berlangsung, akses kendaraan bermotor menuju kawasan Bromo dibatasi di sejumlah titik. Dari arah Pasuruan, kendaraan hanya diperbolehkan sampai Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. 

Dari arah Malang dan Lumajang, batas kendaraan berada di Jemplang, Desa Ngadas, Kabupaten Malang. Sementara dari arah Probolinggo, kendaraan dibatasi hingga Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura.

Meski demikian, Balai Besar TNBTS memastikan kunjungan wisata ke Ranu Regulo serta aktivitas pendakian menuju Ranu Kumbolo tetap dibuka. Akses menuju dua destinasi tersebut dapat dilalui melalui pintu masuk Malang dan Lumajang, selama tidak terjadi kondisi darurat yang mengharuskan penutupan total.

Selain penutupan wisata, Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger juga menetapkan sejumlah ketentuan adat selama Wulan Kapitu berlangsung, berdasarkan hasil musyawarah yang digelar pada 15 November 2025 di Balai Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Surat edaran

Surat edaran Paruman Dukun Pandita Nomor 481/E/PDP-Tengger/XI/2025. (Foto: Instagram BB TNBTS)

Baca Juga : Bantuan Hukum Gratis di Situbondo Menguat, Posbakumadin Segera Perpanjang MoU dengan Rutan

Dalam edaran Paruman Dukun Pandita Nomor 481/E/PDP-Tengger/XI/2025 dijelaskan, selama Megeng atau Pati Geni awal dan akhir, seluruh warga, hotel, homestay, serta tempat umum dilarang menyalakan lampu dan keluar rumah.

Tak hanya itu, selama satu bulan penuh Wulan Kapitu atau masa mutih, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026, masyarakat juga tidak diperbolehkan menggelar pertunjukan, membunyikan sound system, petasan, maupun aktivitas keramaian lain yang berpotensi mengganggu ketenangan, termasuk di hotel, homestay, dan rumah pribadi.

Paruman Dukun Pandita menegaskan bahwa pembatasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesakralan Wulan Kapitu sebagai ritual adat masyarakat Tengger.

“Mari kita hormati Ritual Wulan Kapitu sebagai bentuk penghargaan terhadap adat dan budaya Masyarakat Tengger,” demikian imbauan dalam pengumuman resmi tersebut.

Wisatawan yang berencana berkunjung ke Bromo diimbau untuk memperhatikan jadwal penutupan ini agar perjalanan tidak terganggu, sekaligus ikut menghormati kearifan lokal yang dijaga turun-temurun oleh masyarakat Tengger. Semoga informasi ini membantu ya! 


Topik

Wisata wisata gunung bromo bromo wulan kapitu tnbts bromo tutup



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana