JATIMTIMES - Sejumlah atlet dari Kota Malang yang bergabung tim Sea Games mendapatkan bonus dari KONI. Bonus tersebut telah diberikan seluruhnya berdasarkan medali yang diraih setiap atlet.
Berdasarkan data yang diperoleh media ini dari KONI Kota Malang, ada enam atlet dari Kota Malang yang meraih medali pada ajang Sea Games. Diantaranya yakni Nayaka Budidharma dari cabor Catur yang meraih 1 perak dan 1 perunggu, Davit dari cabor Kabbadi yang meraih 1 perak dan 1 perunggu, Shelan dari cabor ISSI yang meraih 1 emas dan 2 perak, kemudian Adelaide Calista dan Faizatus Shoimah dari cabor basket 5x5 putri yang meraih 1 perunggu. Terakhir, Lulut Gilang dari cabor Gulat kelas Grego 87 kilogram yang meraih medali perak.
Baca Juga : Tribun VIP Stadion Gajayana Dipenuhi Penonton, Bukti Kerinduan Warga pada Sepak Bola di Kota Malang
Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto membenarkan bahwa bonus untuk atlet yang meraih medali pada ajang Sea Games melekat di KONI. Dan pihaknya kini telah memberikan hak kepada setiap atlet.
“Jadi untuk penghargaan atlet berprestasi itu memang melekatnya di KONI, karena mereka adalah atlet-atlet Kota Malang yang selama ini binaan dari Kota Malang dan mewakili Sea Games, hingga meskipun mereka dapat bonus dari pemerintah pusat, tetap ada dari Pemerintah Kota Malang, khususnya melalui anggaran yang ada di KONI,” kata Joko.
Joko pun mengaku bahwa anggaran tersebut telah disiapkan untuk atlet berprestasi. Dan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Disporapar bahkan Wali Kota Malang.
Untuk besaran bonusnya, Joko mengaku setiap medali berbeda. Rinciannya, emas Rp 10 juta, perak Rp 7,5 juta dan perunggu Rp 5 juta.
“Secara simbolis kemarin kita lakukan waktu Fun Run di Poltekom. Pak Wali Kota langsung memberikan secara simbolisnya. Itu kita pun pemberian simbolis terhadap perolehan terbesar. Perolehan terbesar itu yang nilainya terbesar sekitar Rp17 juta kemarin, itu karena dia mendapatkan satu emas dan satu perak,” beber Joko.
Baca Juga : Milad ke-48 MIN 2 Kota Malang: Dari Tasyakuran Sederhana Menuju Target Prestasi Nasional
Joko menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari anggaran tahun 2025. Dan bonus diberikan sebelum tanggal 31 Desember 2025.
“Makanya yang sudah kita anggarkan untuk penghargaan atlet berprestasi, langsung kita berikan sebelum tanggal 31 Desember lalu. Dan sudah langsung diterima oleh atletnya,” tukas Joko.
