JATIMTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur mempercantik Taman Apsari yang sempat rusak setelah Pesta Rakyat peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Rabu (20/8) sore, Plt Kepala DLH Jatim Nurkholis dan Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto memantau langsung pengerjaan taman yang terletak pas di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya itu.
Baca Juga : DPRD Jatim Pertanyakan Dasar Hukum Pengeluaran Pembiayaan Rp 300 Miliar ke BUMD
Sejumlah tanaman tampak berdatangan diangkut mobil pikap. Ada tanaman jenis pucuk merah, pinang merah hingga randu varigata yang disiapkan untuk menghiasi bibir taman.
Kemudian sejumlah bonsai yang sebelumnya tidak dimiliki taman ini, turut didatangkan dari Kota Batu untuk menambah panorama.
"Bahwa semua yang rusak akan diganti. Kami mulai menanam sejak tadi malam. Karena memang sebagian besar tanamannya dari Batu, maka sampai sekarang masih berproses," ujar Plt Kepala DLH Jatim Nurkholis.
Menurut dia, perbaikan ini melebihi ekspektasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya yang hanya mengembalikan saja. "Akan kami percantik. Semula tidak ada bonsai, kini ada bonsai. Sehingga ke depannya akan lebih cantik," ucap dia.
Kholis menambahkan, perbaikan Taman Apsari ditargetkan selesai secepatnya. Pengerjaan hingga malam hari pun tetap akan dilanjut.
"Kami kerjakan semaksimal mungkin. Kalau bisa malam ini, ya kami selesaikan malam ini. Kalau melihat kondisinya, taman akan siap besok," imbuhnya.
DLH Jatim, lanjut Kholis, memastikan bahwa semua biaya perbaikan ditanggung penuh oleh pemprov. Anggaran yang dikeluarkan untuk memperindah taman ini tembus hingga ratusan juta rupiah.
Baca Juga : Pemkab Beli 5 Unit Truk Amroll, Kadis LH Sebut Pertama Kali Gunakan APBD Kabupaten Malang
"Kalau totalnya belum kami hitung final. Namun estimasinya di atas Rp100 juta," ungkap Kholis.
Di tempat yang sama, Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto mengapresiasi langkah cepat pemprov melalui DLH Jatim. Pihaknya pun senang, karena Taman Apsari tidak hanya diperbaiki, tapi juga dipercantik.
Ia turut memastikan kalau seluruh pengerjaan dilakukan pemprov, sementara pemkot hanya mengawasi.
"Harapan kami dikembalikan seperti semula. Tapi ternyata dari provinsi, bukan hanya mengembalikan seperti awal. Tapi Pak Kadis LH Provinsi melihat ada tanaman yang lebih bagus, lebih meningkatkan supaya lebih bagus lagi Taman Apsari ini. Ada tanaman yang didatangkan untuk mempercantik lagi dari Taman Apsari ini," imbuhnya.
