Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

5 Bocah Dianggap Titisan Dewa karena Kelainan Fisik, Salah Satunya Ada di Indonesia

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

22 - Dec - 2018, 17:08

Placeholder
Muhammad Raihan asal Indonesia

MALANGTIMES - Dalam beberapa mitologi keyakinan atau agama, dewa merupakan sosok yang selalu dipuja dan disembah kaumnya. Sosok dewa pun beragam. Ada yang terlihat sama dengan manusia. Ada juga yang tampak seperti setengah manusia atau hewan.

Bahkan, juga muncul banyak keyakinan terhadap sosok hewan yang dianggap suci dan haram dibunuh karena berkaitan dengan dewa yang disembah. Tapi apakah dewa bisa berinkarnasi di tubuh manusia?

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Lima bocah ini diyakini sebagai titisan dewa karena kelainan fisik yang tidak biasa. Mereka juga dianggap bisa mendatangkan keberkahan bagi lingkungannya. Siapa saja mereka?

1. Muhammad Raihan

Kisah bocah berkelainan fisik dan dianggap dewa oleh masyarakat itu datang dari Kalimantan. Di sana ada Muhammad Raihan yang berusia 13 tahun. Seluruh tubuhnya nyaris dipenuhi rambut.

Warga sekitar menganggap Raihan adalah titisan Dewa Hanoman. Ya walaupun kebanyakan warga di daerah Raihan penganut agama Islam, budaya leluhur masih tetap hidup sampai sekarang.

Dan, Raihan tidak merasa terganggu meskipun diucapkan seperti itu. Yakni titisan Dewa Hanoman.

Dalam dunia medis,  Raihan mengidap ‘werewolf syndrome’ atau sindrom serigala. Bulu rambut di sebagian besar tubuhnya tumbuh lebih lebat dibandingkan manusia normal lainnya. Werewolf syndrome secara ilmiah disebut Hypertrichosis, penyakit genetik yang membuat pertumbuhan rambut secara berlebihan

Kedatangan banyak orang ke rumahnya di Desa Mamburungan, Tarakan Timur, Kalimantan Utara, membuat Raihan tidak risih. Dia mengaku menerima kondisi fisik yang kerap membuatnya diejek sebagian orang.

“Saya biasa saja. Sebagian ada yang menertawakan. Ada juga yang berdoa untuk saya. Sebagian datang dari jauh dan menganggap saya ini dewa dan punya kekuatan gaib. Tapi itu tidak masalah, saya memang berbeda,” kata Raihan. 

Raihan adalah putra dari pasangan almarhum Muslilah dan Pardan (45). Ayah Raihan yang memiliki 3 saudara itu meninggal 10 bulan lalu. Pardan mengaku, dia dan almarhum suami, sempat khawatir dengan pertumbuhan rambut dan bulu Raihan yang lebih cepat dari kakaknya.

Mereka berdua sempat membawa Raihan untuk berobat ke dokter. Pardan sempat mendapat tawaran untuk mengobat kelainan Raihan menggunakan teknologi laser. “Tapi biayanya terlalu mahal buat kami. Kami tidak sanggup membayar biaya pengobatan itu,” kata Pardan.

Sejak saat itu, Pardan menyerah. Dia menerima kondisi Raihan apa adanya. Dia kerap berpesan kepada Raihan agar mensyukuri kondisi yang sudah direncanakan  Tuhan. “Raihan adalah pemberian tuhan dan kami percaya semua ini adalah keinginan Allah. Saya sudah sampaikan ke Raihan, tidak perlu mengeluh, terima kondisi ini dengan raya syukur,” katanya.

Raihan yang tinggal sekamar dengan saudaranya yang normal merasa mendapat berkah dari Tuhan. Karena itu, ketika besar nanti, Raihan berharap bisa menjadi ulama sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan. “Saya diberkati oleh Tuhan dan merasa bahagia. Sebagai bentuk terma kasih, saya akan mengabdikan diri kepada-Nya sepanjang hidup,” ujar Raihan. 

2. Pranshu

Sebagai negara yang kental dengan agama Hindu, India sangat loyal dan selalu menghormati dewa-dewanya. Termasuk dewa yang dianggap menjelma manusia. 

Pranshu, bocah berusia 6 tahun, pun dianggap titisan dewa karena pada bagian dahi terlihat sangat besar serta matanya sipit dan melebar. Dalam menjalankan aktivitas saja, ia tidak bisa berjalan dengan normal.

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

 Tetapi karena keanehan itulah, Pranshu dianggap orang sekitarnya sebagai inkarnasi Dewa Ganesha. Orang yang melihatnya pun langsung sujud dan sembahyang. 

3. Amar Singh

Masih dari India, bocah berumur 6 tahun ini dianggap dewa karena tumbuh "ekor" yang panjang hingga 12 inci. Karena keunikan itu, warga menganggap memiliki hubungan khusus dengan salah satu dewa yang dihormati.

Menurut pengakuan dari keluarga  Amar, awalnya ekor yang ada di tubuh itu hanya 1 inci. Tapi lama-kelamaan semakin panjang. Dan warga sekitar menganggap Amar sebagai titisan Dewa Hanoman.

4. Manpreet Singh

Karena tampilannya yang sangat pendek, bocah asal Punjab, India, bernama Manpreet Singh dikira bocah yang masih berusia di bawah lima tahun. Padahal, sebenarnya dia sosok pemuda yang memasuki masa puber karena usianya 21 tahun.

Meskipun kondisinya yang memprihatinkan, ia dianggap sosok dewa yang pantas dipuja. Banyak yang percaya keberadaannya itu bisa membawa berkah di tempat tinggalnya.

5. Bocah Bertangan 3 dari Nepal

Bocah asal Nepal ini dianggap dewa karena memiliki fisik tangan berjumlah tiga.  Anak yang baru berusia 2 tahun dan tidak disebutkan namanya itu memiliki tangan yang tumbuh di punggungnya. Sehingga warga sekitar menganggap sebagai titisan dewa. 

Menurut data kedokteran, karena kondisi yang tidak normal itu, bocah tersebut disarankan untuk melakukan operasi. Sebab, nantinya tangan ketiga itu akan lumpuh dan bisa menyebabkan kesakitan. (*)


Topik

Peristiwa berita-batu Anak-kecil-Aneh Bocah-Titisan-Dewa Bocah-Kelainan-Fisik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni