MALANGTIMES - Memasuki hari di penghujung November, hujan deras menguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Malang. Selain menjadi berkah, curah hujan yang tinggi juga berdampak musibah. Seperti yang terjadi di Dusun Barisan, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Senin (26/11/2018).
Akibat hujan deras disertai angin puting beliung, sebanyak sembilan rumah yang terbagi dalam tiga RT mengalami kerusakan. “Di lokasi kejadian sempat diguyur hujan sekitar 20 menit. Hujan tersebut menyebabkan angin puting beliung. Akibatnya, atap sembilan rumah rusak,” ujar Kasubsi Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang Mudji Utomo.
Baca Juga : Usul Pemakaman Nakes Covid-19 di TMP & Anugerah Bintang Jasa Berujung Bully untuk Ganjar
Kepada MalangTIMES, Utomo menjelaskan, sembilan rumah yang mengalami kerusakan tersebut terbagi dalam tiga RT. Yakni enam rumah di Dusun Barisan RT 20, meliputi kediaman Buirin (60) yang atap rumahnya rusak dan menimpa perabotan, rumah Syairoji (63) dan Ngatimo (53) yang atap dapurnya rusak, serta rumah milik Said (60) dan Sarah (65) yang atapnya amblas. Ada lagi satu kandang sapi milik Rohim (45) yang roboh diterjang puting beliung.
Di Dusun Barisan RT 21, sedikitnya ada dua bangunan yang mengalami kerusakan di bagian atap. Masing-masing rumah milik Udi Antoro (33) dan Kholik (44).
Kemudian di Dusun Barisan RT 22, satu garasi mobil milik M. Rokim (53) dan atap rumah bangunan tingkat milik Misdi (60) juga rusak akibat diguyur hujan dan angin puting beliung. “Namun tidak ada korban jiwa atas insiden ini,” sambung Utomo.
Utomo menambahkan, beberapa personel gabungan dari PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Polsek Kalipare, serta beberapa relawan dikerahkan ke lokasi kejadian guna mengevakuasi bangunan yang mengalami kerusakan. "Diperkirakan total kerugian sementara ini mencapai Rp 20 juta,” pungkasnya. (*)
