Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Tertabrak KA Kertanegara, Perempuan Diduga Lansia Tewas di Perlintasan Pasar Kebalen Malang

Penulis : Irsya Richa - Editor : Dede Nana

15 - Sep - 2026, 13:55

Placeholder
Petugas saat mengevakuasi korban di perlintasan kereta api dekat Pasar Kebalen, Jalan Zaenal Zakse, Kota Malang, Selasa (15/9/2026). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dekat Pasar Kebalen, Jalan Zaenal Zakse, Kota Malang, Selasa (15/9/2026) pagi. Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Kertanegara.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 08.35 WIB. Korban saat itu berjalan kaki dari sisi timur menuju barat dan mencoba melewati jalur rel ketika kereta api hendak melintas.

Baca Juga : Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Dini Hari, Gemuruh Kuat Terdengar hingga Lereng

Saat itu, palang pintu perlintasan sudah dalam kondisi tertutup sebagai tanda kereta akan segera melintas. Warga bersama petugas penjaga perlintasan juga telah berupaya memperingatkan korban agar tidak menerobos.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan bahwa korban tetap berjalan menuju jalur rel meski sudah mendapatkan peringatan. Hanya saja peringatan itu diduga tidak dihiraukan.

“Petugas dan warga di sekitar lokasi sudah memberikan peringatan ketika melihat korban berada di jalur rel. Namun, korban tetap melanjutkan langkahnya hingga akhirnya tertabrak kereta,” kata Lukman.

Korban pun terpental sekitar 10 meter akibat benturan dengan kereta. Perempuan yang diperkirakan berusia lanjut tersebut mengalami luka serius, terutama pada bagian kepala, serta patah tulang pada kaki kanan. Nyawanya tidak dapat diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Korban langsung dievakuasi untuk proses penanganan lebih lanjut. Sampai sekarang identitas korban masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Jenazah perempuan tersebut selanjutnya dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban sekaligus menghubungi pihak keluarga.

Terpisah, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, membenarkan adanya insiden di jalur kereta api tersebut. Menurutnya, lokasi kejadian berada di KM 50+4/5, tepatnya pada petak jalan antara Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kotalama. Kereta yang terlibat merupakan KA PLB 167B Kertanegara dengan relasi Malang-Purwokerto.

Baca Juga : Elim Tyu Samba: Cosplay Jadi Pahlawan Olahraga, Berujung Didesak Mundur dari Jabatan Wawali Blitar

“Petugas perlintasan segera melaporkan kejadian tersebut kepada PPKA Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kotalama. Koordinasi langsung dilakukan untuk memastikan penanganan insiden berjalan sesuai prosedur,” ucap Mahendro.

Setelah kejadian, petugas melakukan pemeriksaan terhadap lokomotif maupun rangkaian kereta. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan tidak ada gangguan pada perjalanan kereta.

Dari hasil pemeriksaan, rangkaian KA Kertanegara dinyatakan dalam kondisi aman sehingga perjalanan dapat kembali dilanjutkan. PT KAI juga mengimbau  masyarakat agar tidak memasuki atau melintas di jalur rel, terutama ketika palang perlintasan sudah ditutup.

“Jalur rel bukan tempat untuk beraktivitas maupun menyeberang ketika kereta akan melintas. Kami mengajak masyarakat selalu mematuhi rambu dan palang perlintasan demi keselamatan bersama,” imbau Mahendro.


Topik

Peristiwa berita malang kereta api



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Dede Nana