JATIMTIMES - Siswa kelas X dan XI MAN 2 Kota Malang mendapat informasi langsung mengenai program pertukaran pelajar AFS (American Field Service) untuk tahun program 2027/2028. Informasi tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Bina Antarbudaya yang digelar di ruang auditorium lantai 4 Laboratorium Sains Terpadu MAN 2 Kota Malang, belum lama ini.
Sosialisasi bersama Bina Antarbudaya Chapter Malang itu membahas sejumlah hal teknis yang perlu diketahui siswa, mulai dari program pertukaran pelajar, pendaftaran, persyaratan hingga tahapan seleksi peserta.

Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin MPd membuka kegiatan tersebut. Ia meminta siswa mencermati informasi yang disampaikan karena proses mengikuti program pertukaran pelajar membutuhkan persiapan sejak awal.
Baca Juga : Dibanderol Rp1,9 Juta, Pengadaan Seragam lewat Kopsis SMKN 11 Malang Disorot
“Kita sudah masuk dalam kegiatan ini dan tentu banyak manfaat yang bisa kita ambil. Kesempatan seperti ini harus dipersiapkan dengan baik dan detail agar anak-anak dapat memperoleh informasi yang lengkap serta mengetahui apa saja yang perlu disiapkan untuk meraih kesuksesan,” ungkapnya.
Menurut Samsudin, informasi mengenai program internasional juga berkaitan dengan kesiapan siswa menghadapi berbagai peluang setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah. Karena itu, siswa perlu mengetahui persyaratan dan proses seleksi sebelum memutuskan untuk mendaftar.

Pembina Bina Antarbudaya Chapter Malang Gitarani Ayun Cantika kemudian memaparkan profil Bina Antarbudaya dan keterkaitannya dengan AFS Intercultural Programs. Bina Antarbudaya merupakan organisasi nirlaba yang menjadi mitra AFS dalam pelaksanaan program pertukaran pelajar.
“Melalui program pertukaran pelajar, anak-anak bisa mendapatkan banyak kesempatan untuk mengenal dunia lebih luas. Bina Antarbudaya merupakan organisasi nirlaba yang memiliki banyak chapter di tingkat nasional dan terhubung dengan jejaring global. Program ini dapat menjadi ruang bagi siswa untuk membangun pengalaman dan relasi lintas budaya,” ungkapnya.
Program AFS memungkinkan peserta menjalani pengalaman belajar dan kehidupan sehari-hari di negara lain dengan lingkungan sosial serta budaya yang berbeda. Jaringan program tersebut mencakup sejumlah negara di Asia, Amerika, dan Eropa.
Baca Juga : MTsN 2 Kota Malang Gandeng UNAIR Kembangkan Urban Farming Berbasis Riset
Dalam sosialisasi itu, siswa juga memperoleh penjelasan mengenai alur pendaftaran dan seleksi Tahun Program 2027/2028. Materi tidak berhenti pada pengenalan program, tetapi mencakup hal-hal yang perlu disiapkan calon peserta sebelum mengikuti proses seleksi.
Siswa kelas X dan XI mengikuti pemaparan tersebut secara langsung dan mendapat kesempatan menggali informasi mengenai program maupun proses seleksinya. Kegiatan dipandu pewara Rania Nur Abdilla, M.Pd.
Program pertukaran pelajar AFS di MAN 2 Kota Malang berada di bawah naungan LDC (Language Development Centre). Melalui unit tersebut, informasi mengenai program yang berkaitan dengan pengembangan kemampuan bahasa dan pengalaman lintas negara diperkenalkan kepada siswa.
