JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menyampaikan terima kasih atas bantuan beras dari Pemerintah Pusat yang dinilai membantu warga, terutama di tengah kenaikan harga beras. Hal itu disampaikan saat Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan beras di Balai Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kamis (10/9/2026).
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa mengatakan bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang masuk desil 1 hingga 4.
Baca Juga : Dukung Pariwisata, Pemkab Kediri Lanjutkan Pembangunan Akses Jalan Menuju Kawah Kelud
“Karena ini musim-musim beras naik, tapi pemerintah pusat memberikan beras 6 bulan itu lumayan membantu warga di Kabupaten Kediri,” katanya.
Di Kabupaten Kediri, bantuan beras menyasar 251.412 penerima manfaat dengan total alokasi mencapai 7.542,36 ton beras. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Khusus di Kecamatan Ngasem, bantuan diberikan kepada sekitar 6.400 penerima manfaat. Sementara di Desa Gogorante terdapat 400 penerima dengan total alokasi sebanyak 12 ton beras.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut Pemerintah Pusat terus memperkuat jaring pengaman pangan di tengah tekanan produksi akibat musim kemarau.
Baca Juga : Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok, Pemkab Kediri Gelar Pasar Murah
Sebanyak 33,2 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia mendapatkan bantuan beras dengan alokasi 10 kilogram per bulan. Program ini berlangsung selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026. Untuk periode Oktober hingga Desember, pemerintah memastikan bantuan kembali diberikan sebanyak 10 kilogram beras kepada setiap penerima setiap bulan.
“Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, antara lain melalui SPHP, penyediaan jagung pakan ternak dengan harga terjangkau, serta beras turun mutu untuk kebutuhan industri pangan,” tambahnya. (adv)
