JATIMTIMES – Lebih dari 300 anak dari jenjang TK hingga SMP memenuhi Ramayana Mall Dinoyo, Kota Malang, Minggu (6/9/2026). Mereka datang membawa kemampuan masing-masing untuk berkompetisi dalam Festival Anak Gemilang, sebuah event yang digelar Jatim Times Network (JTN) bersama Star Gemilang Event Organizer (EO) dan DPRD Kota Malang dalam rangka menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kemerdekaan dalam event tersebut tidak berhenti pada simbol perayaan. Anak-anak mendapat ruang untuk mengekspresikan kemampuan melalui kompetisi akademik, seni, kreativitas hingga keagamaan. Di tengah perubahan pola kehidupan anak yang semakin dekat dengan teknologi digital, ruang semacam ini menjadi bagian penting dari pengalaman mereka berinteraksi dan mengembangkan keberanian di dunia nyata.

Sejak pagi, peserta bersama orang tua berdatangan ke lokasi. Mereka kemudian mengikuti perlombaan sesuai kategori yang dipilih. Ada peserta yang berkutat dengan soal olimpiade, ada yang menunjukkan kemampuan seni di atas panggung, sementara lainnya menguji kemampuan hafalan dan kreativitas.
Baca Juga : Gaun Miss Uganda di Miss World 2026 Ubah Tujuh Lapisan Operasi Caesar Jadi Karya Couture
Festival Anak Gemilang menghadirkan sejumlah kategori akademik, seperti menulis angka, olimpiade matematika, olimpiade sains, olimpiade bahasa Inggris, hafalan doa dan tahfid Al-Qur'an. Pada bidang seni dan kreativitas, peserta mengikuti lomba mewarnai, fashion show, menyanyi, tari tunggal, tari grup hingga foto genik.

CEO Star Gemilang Event Organizer Ina Isnawati SPsi mengatakan keberagaman kategori tersebut sengaja disiapkan untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan yang dimiliki setiap anak.
"Kami tidak ingin kemampuan anak dilihat dari satu ukuran saja. Ada yang unggul secara akademik, tetapi ada pula yang memiliki kekuatan di seni, kreativitas atau keagamaan. Semua kemampuan itu perlu mendapatkan ruang," kata Ina.
Menurut dia, keberanian tampil menjadi bagian penting dari pengalaman peserta. Anak-anak tidak hanya mempersiapkan diri untuk meraih posisi juara, tetapi juga berhadapan langsung dengan peserta lain dan penilaian juri.

"Ketika anak berani maju, mengikuti aturan perlombaan dan menerima hasil yang diperoleh, mereka sebenarnya sedang belajar menghadapi sebuah proses," ujarnya.
Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI kemudian memberikan konteks yang lebih luas terhadap event tersebut. Semangat kemerdekaan ditempatkan sebagai ruang bagi generasi muda untuk memiliki kesempatan berkembang, menunjukkan kemampuan, dan membangun kepercayaan diri.
Muslimin Nyoni, panitia dari JatimTIMES, mengatakan, kolaborasi dengan DPRD Kota Malang dan Star Gemilang Event Organizer menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang mempertemukan anak, keluarga, masyarakat dan berbagai unsur kelembagaan.

"Semangat kemerdekaan tidak hanya berbicara tentang sejarah bangsa, tetapi juga bagaimana generasi berikutnya memiliki kesempatan untuk tumbuh dan menunjukkan kemampuannya," kata Muslimin.
Ia menilai anak-anak membutuhkan pengalaman langsung yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh melalui aktivitas di ruang digital.
"Anak-anak perlu memiliki panggung untuk tampil, berinteraksi, berkarya dan menguji kemampuannya. Momentum kemerdekaan menjadi waktu yang tepat untuk memberi ruang seperti itu," ujarnya.
Baca Juga : Dongkrak Ekonomi Lokal, Dewan Minta UMKM Dilibatkan dalam Setiap Event
Di tengah derasnya penggunaan perangkat digital, pengalaman berkompetisi secara langsung juga membawa anak pada situasi sosial yang berbeda. Mereka bertemu dengan peserta dari lingkungan lain, berhadapan dengan aturan yang sama, menerima penilaian dan belajar menghadapi hasil secara langsung.
Arfani, wali peserta lomba mewarnai asal Lawang, mengatakan pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar di luar lingkungan sekolah.
"Anak bisa bertemu teman baru dan belajar tampil di depan orang lain. Setelah mengikuti kegiatan seperti ini, mereka biasanya juga lebih termotivasi untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki," tuturnya.
Dari sisi penghargaan, panitia memberikan uang pembinaan Rp150 ribu untuk juara pertama, Rp100 ribu bagi juara kedua dan Rp50 ribu untuk juara ketiga pada kategori yang memiliki sedikitnya 20 peserta.
Juara 1 hingga juara 3 juga memperoleh piala dan sertifikat yang ditandatangani kepala Disporapar Kota Malang. Penghargaan serupa diberikan kepada juara harapan 1 hingga harapan 3.
Sementara peserta yang belum meraih juara tetap mendapatkan piala dan sertifikat yang ditandatangani JatimTIMES.com dan Star Gemilang Event Organizer.
Festival Anak Gemilang berlangsung dengan melibatkan lebih dari 300 peserta dalam berbagai kategori. Kompetisi tersebut mencakup olimpiade matematika, sains dan bahasa Inggris, hingga mewarnai, fashion show, menyanyi, tari, foto genik, hafalan doa dan tahfid Al-Qur'an sebagai bagian dari semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
