Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

MTsN 2 Kota Malang Siapkan Ma'had Nawaina Go Internasional, Kerja Sama dengan Korea Muslim Federation Dibuka

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

23 - Jul - 2026, 12:48

Placeholder
Upgrading Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Berasrama serta Penguatan Kerja Sama dengan Korea Muslim Federation (KMF) yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di Hotel Best Western Papilio Surabaya, 21–22 Juli 2026. (ist)

JATIMTIMES – Upaya memperkuat kualitas pendidikan berasrama di MTsN 2 Kota Malang terus dilakukan. Kali ini, madrasah tersebut mengambil bagian dalam forum Upgrading Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Berasrama serta Penguatan Kerja Sama dengan Korea Muslim Federation (KMF) yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di Hotel Best Western Papilio Surabaya, 21–22 Juli 2026.

Keikutsertaan dalam forum tersebut tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membuka peluang kolaborasi internasional yang dapat memperkuat pengembangan Ma'had Nawaina sebagai program pendidikan berasrama di MTsN 2 Kota Malang.

1

Dalam kegiatan itu, MTsN 2 Kota Malang diwakili Kepala MTsN 2 Kota Malang Anita Yusianti MPd bersama Mudzir Ma'had Nawaina Arif Bahtiar SAg MPd. Keduanya mengikuti rangkaian pembahasan mengenai tata kelola madrasah berasrama, peningkatan kompetensi pendidik, hingga pengembangan jejaring internasional.

Baca Juga : Kemenko PMK Jadikan SMAN 2 Kota Malang Role Model Nasional Program UKS

Salah satu agenda penting adalah penandatanganan perjanjian kerja sama (PKM) antara madrasah berasrama di Jawa Timur dengan Korea Muslim Federation yang diwakili General Manager Busan Branch Korea Muslim Federation Mr Kim Hyungmin.

Kerja sama tersebut membuka berbagai peluang pengembangan pendidikan, mulai dari pertukaran guru dan peserta didik, pengembangan program pembelajaran, hingga kesempatan memperoleh beasiswa studi di Korea melalui jalur tahfiz Al-Qur'an.

Di sisi lain, forum juga menegaskan bahwa internasionalisasi madrasah harus tetap berpijak pada penguatan pendidikan keislaman. Kasubdirektorat GTK Kementerian Agama RI Dr Imam Bukhori MPd dalam paparannya menekankan pentingnya penguasaan ilmu-ilmu fardu ain sebagai fondasi utama pendidikan santri.

2

Ia menjelaskan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik, memahami tata cara wudu sesuai syariat, menguasai rukun salat, hingga memahami hukum-hukum dasar mengenai kesucian menjadi bekal utama sebelum santri mempelajari amalan-amalan sunnah.

Menurut dia, fondasi tersebut menjadi dasar pembentukan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan akhlak.

Selain materi kebijakan GTK, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai manajemen madrasah berasrama, strategi pembelajaran Kutubut Turats, praktik kolaborasi pendidikan bersama Korea Muslim Federation, hingga penyusunan rekomendasi penguatan Forum Madrasah Berasrama Jawa Timur.

Mudzir Ma'had Nawaina MTsN 2 Kota Malang Arif Bahtiar mengatakan forum tersebut menghadirkan banyak referensi baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan santri.

Baca Juga : Perwal Mandek Hampir Dua Tahun, Fasilitasi Ponpes di Kota Malang Terhambat

"Forum ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang kolaborasi yang sangat bermakna. Banyak praktik baik yang dapat kami adaptasi untuk memperkuat pembinaan santri di Ma'had Nawaina. Kami optimistis, melalui jejaring yang semakin luas, kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter santri akan semakin berkembang serta mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan," ujarnya.

3

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Malang Anita Yusianti menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan peningkatan mutu pendidikan dengan penguatan karakter Islami di lingkungan madrasah berasrama.

Ia menyebut kerja sama dengan Korea Muslim Federation bukan hanya membuka akses internasional, tetapi juga menjadi dorongan bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

"Kami memandang kegiatan ini sebagai ikhtiar bersama untuk membawa madrasah berasrama semakin maju. Pesan yang paling menguatkan adalah pentingnya memastikan setiap murid memiliki fondasi ibadah yang benar sebagai bekal utama kehidupan. Di sisi lain, terbukanya peluang kerja sama internasasional merupakan amanah yang harus disambut dengan kesiapan dan peningkatan kualitas. Insyaallah, hasil forum ini akan kami tindak lanjuti melalui penguatan program Ma'had Nawaina, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, pengembangan budaya akademik dan keagamaan, serta perluasan kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan MTsN 2 Kota Malang," ungkap Anita.

Melalui partisipasi dalam forum tersebut, MTsN 2 Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mutu pendidikan berasrama. Pengembangan jejaring internasional diharapkan berjalan seiring dengan penguatan karakter Islami sehingga Ma'had Nawaina mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak, dan siap bersaing di tingkat global.


Topik

Pendidikan MTsN 2 Kota Malang Ma'had Nawaina go internasional kerja sama Korea



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan