JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) terus memperkuat peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi publik yang efektif hingga tingkat kelurahan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) KIM bertema "Konten Kreatif, Narasi Komunikatif, Mendukung Kelurahan Informatif" yang digelar di Aula Majapahit Dinas PUPR Kota Blitar, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang diikuti 84 peserta dari unsur KIM, kelurahan, dan kecamatan se Kota Blitar itu dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Blitar Kusno yang mewakili Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin. Pembukaan turut didampingi Kepala Diskominfotik Kota Blitar Hakim Sisworo.
Baca Juga : UIBU Malang Punya Cara Unik Cegah Bullying, 89 Calon Guru PJOK Diajak Belajar Lewat Game
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik Kota Blitar Dian Rachmawati menjelaskan bahwa saat ini Kota Blitar telah memiliki 21 KIM yang tersebar di seluruh kelurahan. Keberadaan KIM menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat informasi yang cerdas, aktif, dan partisipatif sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi.
"Melalui bimtek ini, anggota KIM kami bekali kemampuan sebagai konten kreator agar mampu menghasilkan konten dan narasi yang kreatif, komunikatif, serta mendukung penyebarluasan berbagai program pemerintah. KIM juga diharapkan menjadi mitra PPID Kelurahan dalam mendukung mekanisme news pooling sehingga terwujud kelurahan informatif yang semakin dekat dengan masyarakat," ujar Dian.

Tingkatkan Kompetensi KIM di Era Digital
Dian menjelaskan, bimtek dikemas secara tatap muka dengan menghadirkan narasumber praktisi media sosial dan kreator konten Tiara Larasati serta social media content writer Lely Mavens. Materi yang diberikan tidak hanya memperkuat kemampuan menyusun narasi, tetapi juga keterampilan dasar fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, mulai dari meningkatkan pemahaman KIM mengenai keterbukaan informasi publik, meningkatkan kemampuan membuat konten yang menarik dan mudah dipahami masyarakat, hingga menyusun narasi yang sederhana, komunikatif, dan informatif.
Selain itu, peserta dibekali kemampuan teknis memproduksi foto dan video menggunakan perangkat Android sebagai media publikasi informasi pemerintahan. Pelatihan tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat kolaborasi antara KIM dengan PPID Kelurahan dalam mendukung penyebarluasan informasi publik secara lebih efektif.
"Kami berharap setelah mengikuti bimtek ini, KIM semakin siap menjadi mitra pemerintah dalam menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus memperkuat komunikasi publik di tingkat kelurahan," kata Dian.

KIM Jadi Jembatan Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat
Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Kota Blitar Kusno, Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota KIM yang selama ini menjadi mitra kelurahan dalam mendiseminasikan berbagai informasi kepada masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kota Blitar, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota KIM yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya sebagai mitra kelurahan dalam mendiseminasikan berbagai informasi penting kepada masyarakat. Dedikasi panjenengan semua adalah motor penggerak literasi digital di tingkat akar rumput," ujar Mas Ibin dalam sambutan yang dibacakan Kusno.
Baca Juga : Batalkan Pesanan GoCar Kini Kena Biaya Rp 3.000, Pelanggan dengan Kriteria Ini Bebas Denda
Mas Ibin menegaskan, KIM bukan sekadar komunitas berbagi informasi, melainkan mitra strategis pemerintah sekaligus agen literasi digital. KIM berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, menerjemahkan berbagai program pembangunan ke dalam bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami, sekaligus menjadi garda terdepan menangkal disinformasi, misinformasi, maupun hoaks.
Menurut Mas Ibin, Pemerintah Kota Blitar terus mendorong terwujudnya Kelurahan Informatif melalui penguatan peran PPID Kelurahan. Karena itu, kolaborasi dengan KIM menjadi bagian penting dalam membangun budaya keterbukaan informasi yang sehat sehingga masyarakat memperoleh informasi publik secara cepat, mudah, dan akurat.
"KIM menjadi mitra strategis PPID Kelurahan dalam membangun komunikasi publik yang terbuka. KIM berperan menyampaikan informasi pemerintah secara cepat, akurat, dan mudah diakses agar masyarakat semakin memahami dan mendukung pembangunan daerah," lanjut Mas Ibin dalam sambutan yang dibacakan Kusno.

Mas Ibin juga mengingatkan bahwa pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah. Karena itu, konten pemerintahan harus disajikan secara sederhana, singkat, menarik, tanpa mengurangi substansi informasi. Melalui bimtek tersebut, peserta didorong meningkatkan kemampuan menghasilkan dokumentasi foto yang kuat, video pendek yang kreatif, serta narasi atau copywriting yang komunikatif agar informasi birokrasi dapat diterima masyarakat secara lebih efektif.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Mas Ibin mengajak seluruh peserta memperkuat kolaborasi dengan PPID Kelurahan serta menjadi agen digital yang positif, edukatif, inspiratif, dan bertanggung jawab di ruang digital.
"Informasi yang baik bukan hanya informasi yang benar secara data, tetapi juga informasi yang dapat dipahami secara bahasa dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan Kota Blitar yang informatif dan melek digital," pungkas Mas Ibin dalam sambutan yang dibacakan Kusno.
