Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Wali Kota Blitar Pimpin Doa Bersama, Rangkaian Puncak Haul Bung Karno 2026 Dimulai

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - Jun - 2026, 19:46

Placeholder
Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) menyampaikan sambutan dalam Doa Bersama Haul Bung Karno di kawasan Makam Bung Karno, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian puncak Haul Bung Karno 2026 sekaligus momentum meneladani semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air yang diwariskan Sang Proklamator. (Foto: Diskominfotik Kota Blitar)

JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar memulai rangkaian puncak peringatan Haul Bung Karno 2026 dengan menggelar Doa Bersama di kawasan Makam Bung Karno, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia yang dimakamkan di Kota Blitar.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Blitar M. Kanzul Fathon, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Blitar, para ulama dan tokoh agama, serta santri, pelajar, dan masyarakat yang mengikuti doa bersama di kawasan Makam Bung Karno.

Baca Juga : Gubernur Jatim Luncurkan 143 Ribu Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa 

Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian puncak Haul Bung Karno yang akan berlanjut hingga 21 Juni 2026. Sejumlah agenda telah disiapkan Pemerintah Kota Blitar, mulai Semaan Al-Quran 56 kali khataman, doa lintas agama, Festival Ambeng, santunan anak yatim, pengajian akbar, hingga Upacara Ziarah Nasional di Makam Bung Karno.

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan Bung Karno. Menurutnya, Bulan Juni memiliki makna yang sangat istimewa bagi bangsa Indonesia, terutama bagi masyarakat Kota Blitar yang dikenal sebagai Bumi Bung Karno.

"Atas nama Pemerintah Kota Blitar, kami menyampaikan selamat datang di Bumi Bung Karno kepada seluruh pecinta Bung Karno dari berbagai daerah yang hadir pada kegiatan ini," ujar Mas Ibin.

Ia mengatakan, bulan Juni menjadi bulan yang sarat makna karena pada bulan inilah Bung Karno dilahirkan, menggagas Pancasila sebagai dasar negara, sekaligus berpulang menghadap Sang Pencipta.

Karena itu, menurut Mas Ibin, masyarakat Kota Blitar memiliki kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Sang Proklamator.

"Sebagai warga Bumi Bung Karno, kita memiliki kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan beliau," katanya.

Mas Ibin menegaskan bahwa doa bersama yang digelar bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Bung Karno sekaligus sarana introspeksi untuk meneladani semangat pengabdian, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.

"Doa bersama ini adalah wujud bakti dan penghormatan kita kepada Bung Karno. Sekaligus menjadi momentum muhasabah untuk meneladani pengabdian, semangat persatuan, dan kecintaan beliau kepada tanah air," ujarnya.

Ibin

Menjaga Api Perjuangan Bung Karno

Dalam kesempatan itu, Mas Ibin kembali mengingatkan pesan Bung Karno yang hingga kini tetap relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni "Warisi apinya, jangan abunya". Menurutnya, pesan tersebut harus diterjemahkan menjadi semangat gotong royong, persatuan, dan kerja nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai warisan terbesar Bung Karno bagi bangsa Indonesia adalah Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya telah menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan Indonesia yang terdiri atas beragam suku, budaya, bahasa, dan agama.

"Saya sering menyampaikan bahwa dalam sejarah Nusantara ada dua momentum besar persatuan, yaitu Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada dan Pancasila yang digagas Bung Karno. Keduanya menjadi penanda betapa pentingnya persatuan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia," tegasnya.

Mas Ibin juga mengaitkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dengan pembangunan Kota Blitar saat ini. Menurutnya, semangat perjuangan tersebut harus diwujudkan melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca Juga : Sepekan Terjadi 157 Gempa Bumi, Terbanyak di Pertengahan Juni

Dalam konteks pembangunan daerah, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan gotong royong demi mewujudkan Kota Blitar yang semakin maju dan berdaya saing.

"Api perjuangan Bung Karno harus kita terjemahkan ke dalam kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Dengan semangat gotong royong dan persatuan, saya yakin kita mampu mewujudkan Kota Blitar yang maju, sehat, dan sejahtera menuju Kota Masa Depan," katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Perbedaan yang ada di masyarakat, menurutnya, harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan mendukung kelancaran pembangunan.

"Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Mari kita jaga kerukunan, ketenteraman, dan kedamaian agar roda pemerintahan, pembangunan, dan perekonomian dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.

Puncak Haul Digelar Hingga 21 Juni

Di akhir sambutannya, Mas Ibin menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian Haul Bung Karno tahun ini.

Sementara itu, rangkaian puncak Haul Bung Karno 2026 akan berlanjut pada Sabtu (20/6/2026) dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat lintas kalangan dan lintas agama. Agenda tersebut meliputi Semaan Al-Quran 56 kali khataman, doa lintas agama di kawasan Makam Bung Karno, Festival Ambeng, santunan anak yatim, serta pengajian akbar yang menghadirkan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa.

"Besok adalah momentum bagi kita semua untuk mengenang, mendoakan, sekaligus meneladani Bung Karno. Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan para pecinta Bung Karno untuk datang ke Kota Blitar, mengikuti rangkaian Haul Bung Karno 2026, dan bersama-sama merawat semangat persatuan, nasionalisme, serta gotong royong demi Indonesia yang lebih maju," pungkas Mas Ibin.

Selanjutnya, pada Minggu (21/6/2026), peringatan akan ditutup dengan Upacara Ziarah Nasional di Makam Bung Karno yang menjadi puncak penghormatan kepada Sang Proklamator.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, persatuan, dan gotong royong yang diwariskan Bung Karno dapat terus menginspirasi masyarakat. Semangat itu diharapkan menjadi fondasi bersama dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Kota Blitar yang maju, sehat, dan sejahtera menuju Kota Masa Depan.


Topik

Pemerintahan Wali Kota Blitar Pemkot Blitar Doa Bersama Haul Bung Karno



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni