Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hiburan, Seni dan Budaya

Toy Story 5 Bikin Orang Tua Ikut Galau, Seri Ini Ceritanya Paling Menyayat

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

17 - Jun - 2026, 16:05

Placeholder
Poster Toy Story 5. (Foto: Disney)

JATIMTIMES - Film animasi Toy Story 5 tak hanya menghadirkan petualangan baru Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan para mainan lainnya. Film terbaru dari Pixar ini justru menjadi perbincangan karena mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan keluarga modern, yakni pengaruh gawai, media sosial, dan rasa kesepian yang dialami anak-anak.

Dilansir dari BBC, film ini bahkan disebut sebagai salah satu tontonan yang paling "menyakitkan" secara emosional bagi para orang tua. Bukan karena adegan horor atau tragedi besar, melainkan karena kisah yang ditampilkan terasa sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : SPMB Jatim Tahap II 2026 Dibuka: Cek Jadwal, Syarat, dan Cara Daftarnya 

Dalam Toy Story 5, cerita berpusat pada Bonnie yang kini berusia delapan tahun. Ia masih bermain dengan Jessie, Buzz Lightyear, dan mainan kesayangannya. Namun di balik itu, Bonnie mengalami kesulitan bersosialisasi dan tidak memiliki banyak teman di dunia nyata.

Karena khawatir melihat putrinya kesepian, kedua orang tuanya akhirnya membelikan sebuah tablet bernama Lilypad agar Bonnie bisa ikut bermain gim online bersama teman-teman di kelas tari.

Keputusan itu ternyata memunculkan dilema baru. Di satu sisi, orang tua Bonnie ingin anaknya memiliki teman. Namun di sisi lain, mereka juga khawatir terhadap dampak penggunaan teknologi dan media sosial pada usia dini.

Tema yang dibawa Toy Story 5 dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini. Film tersebut hadir ketika banyak negara mulai memperketat aturan penggunaan media sosial untuk anak-anak.

Di Inggris, misalnya, pemerintah berencana melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun mulai tahun depan. Sebelumnya, Australia juga telah lebih dulu mengesahkan aturan serupa.

Karena itu, banyak penonton menilai cerita Toy Story 5 terasa sangat dekat dengan kehidupan keluarga masa kini.

Bukan hanya para mainan yang merasa tersaingi oleh teknologi digital, orang tua Bonnie juga digambarkan menghadapi kecemasan yang familiar bagi banyak keluarga.

Salah satu adegan yang paling menyentuh dalam film ini terjadi ketika Bonnie mempertanyakan mengapa ia sulit mendapatkan teman.

"Kenapa tidak ada yang mau menjadi temanku?" tanya Bonnie kepada kedua orang tuanya.

Kalimat sederhana tersebut menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan setelah film dirilis. Banyak orang tua mengaku tersentuh karena menggambarkan kekhawatiran yang sering dialami anak-anak maupun keluarga mereka.

Berbeda dengan film-film Pixar sebelumnya yang menggunakan karakter hewan, monster, atau makhluk fantasi untuk menyampaikan pesan emosional, Toy Story 5 lebih banyak menampilkan persoalan manusia secara langsung.

Baca Juga : Kabar Baik! Pendaftaran Offline SPMB Situbondo Dibuka Jika Kuota Sekolah Masih Tersedia, Berikut Penjelasan Dispendikbud

Film ini memperlihatkan bagaimana kesepian bisa dialami anak-anak di tengah dunia yang semakin terkoneksi secara digital.

Seperti film Toy Story sebelumnya, konflik tentang mainan yang takut ditinggalkan pemiliknya tetap hadir.

Jessie dan para mainan lainnya merasa khawatir teknologi membuat keberadaan mereka tak lagi penting bagi Bonnie. Namun kali ini, fokus cerita tidak hanya berada pada para mainan.

Film juga memberi porsi besar pada perjuangan Bonnie dan orang tuanya dalam menghadapi tantangan sosial di era digital.

Menurut sejumlah ulasan, inilah yang membuat Toy Story 5 terasa berbeda dibanding film-film sebelumnya.

Meski mengangkat tema yang kuat, Toy Story 5 juga mendapat sejumlah kritik. Beberapa pengamat menilai film ini tidak sesolid trilogi awal Toy Story.

Cerita disebut terlalu padat karena menghadirkan banyak karakter dan subplot sekaligus. Salah satunya adalah kisah puluhan Buzz Lightyear yang melakukan perjalanan bersama melintasi berbagai wilayah.

Bagi Sobat JatimTIMES yang hendak menonton Film Toy Story 5, sudah resmi tayang di seluruh jaringan bioskop utama Indonesia.  termasuk Cinema XXI, CGV Cinemas, dan Cinépolis, mulai hari Rabu, 17 Juni 2026. 


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya toy story toy story 5 film toy story woody



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya