JATIMTIMES - Belakangan ini cuaca panas terasa semakin menyengat di berbagai wilayah Indonesia. Suhu udara yang tinggi membuat tubuh mudah berkeringat, gerah, dan tidak nyaman saat beraktivitas. Tak sedikit orang yang memilih mandi lebih sering untuk mengembalikan kesegaran tubuh.
Namun, apakah mandi lebih dari tiga kali sehari aman bagi kesehatan? Berikut penjelasan dari dokter.
Baca Juga : 9 Dampak Positif Musim Kemarau yang Jarang Disadari, dari Pertanian hingga Pariwisata
Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Konsultan Reumatologi Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, dr. Rachmat Gunadi Wachjudi, Sp.PD, mengatakan bahwa mandi hingga tiga sampai empat kali sehari saat cuaca panas sebenarnya tidak menjadi masalah.
Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kebiasaan tersebut tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan kulit.
"Mandi 3–4 kali saat cuaca panas boleh, yang penting tidak selalu pakai sabun," ujar Rachmat, dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/6/2026).
Menurut Rachmat, penggunaan sabun yang terlalu sering dapat menghilangkan lapisan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit. Jika lapisan pelindung tersebut terus terkikis, kulit berisiko menjadi kering, mudah gatal, hingga lebih rentan mengalami iritasi.
Karena itu, jika ingin mandi beberapa kali dalam sehari, penggunaan sabun sebaiknya dibatasi. Sabun cukup digunakan satu hingga dua kali sehari, sementara mandi berikutnya dapat dilakukan hanya dengan air bersih.
Selain frekuensi mandi, suhu air juga perlu diperhatikan. Rachmat menyarankan masyarakat menggunakan air bersuhu ruangan atau sedikit dingin saat mandi di tengah cuaca panas.
Menurutnya, air panas justru dapat mempercepat hilangnya kelembapan alami kulit sehingga kulit menjadi lebih kering.
“Pilih suhu udara ruangan atau agak dingin, hindari udara panas, dan jaga kelembapan kulit,” jelasnya.
Pendapat serupa disampaikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS dr. Saiful Anwar Malang, Dr.dr. Syifa Mustika, SpPD-KGEH, FINASIM.
Syifa menegaskan bahwa mandi beberapa kali sehari tidak akan membahayakan organ tubuh selama dilakukan secara wajar dan bertujuan untuk menyegarkan badan.
“Namun, sebaiknya mandi dilakukan secara wajar dan tanpa terlalu banyak sabun pada setiap kali mandi,” kata Syifa.
Meski aman dilakukan, mandi terlalu sering dengan sabun dan air panas tetap memiliki risiko bagi kesehatan kulit.
Rachmat menjelaskan bahwa pada dasarnya mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup untuk menjaga kebersihan tubuh. Jika dilakukan berlebihan, lapisan pelindung kulit bisa rusak sehingga memicu berbagai masalah.
Beberapa gangguan yang dapat muncul antara lain:
• Kulit kering atau xerosis
• Kulit terasa gatal dan mudah iritasi
• Dermatitis atopik atau eksim yang mudah kambuh
• Reaksi alergi akibat paparan sabun berulang
• Meningkatnya risiko infeksi jamur dan bakteri jika kulit tidak dikeringkan dengan baik
Risiko tersebut lebih besar pada lansia, pemilik kulit sensitif, penderita penyakit kulit, maupun orang dengan daya tahan tubuh yang rendah.
Baca Juga : Raperda Disabilitas Masuk Paripurna, DPRD Jatim Usung Aturan Baru Berbasis Hak Asasi
“Pada orang dengan daya tahan tubuh rendah atau penyakit kronik tertentu, kerusakan kulit akibat mandi berlebihan bisa menjadi pintu masuk infeksi,” ujar Rachmat.
Cara Tetap Segar Saat Cuaca Panas
Agar tubuh tetap nyaman tanpa harus terlalu sering mandi, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan, yaitu:
• Mengelap tubuh dengan handuk atau lap basah, terutama pada area yang mudah berkeringat
• Mengganti pakaian secara rutin dengan bahan yang mudah menyerap keringat
• Menggunakan deodoran atau bedak antikeringat
• Memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
• Berada di ruangan yang sejuk dan memiliki ventilasi baik
• Menggunakan pelembap setelah mandi untuk menjaga kesehatan kulit
Jika ingin mandi lebih dari dua kali sehari, penggunaan sabun dapat difokuskan pada area tertentu seperti ketiak, leher, dan lipatan tubuh yang mudah berkeringat.
Di tengah cuaca panas yang sedang terjadi, mandi hingga empat kali sehari masih tergolong aman selama dilakukan dengan cara yang tepat. Hindari penggunaan sabun berlebihan, pilih air bersuhu ruangan, dan jangan lupa menjaga kelembapan kulit setelah mandi.
Bagi sobat JatimTIMES yang memiliki kulit sensitif atau riwayat penyakit kulit tertentu, konsultasi dengan dokter tetap disarankan agar frekuensi mandi dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
