JATIMTIMES - Suasana haru menyelimuti halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kabupaten Tulungagung, Minggu (17/05/2026) sore. Ratusan keluarga tampak memadati lokasi untuk mengantar keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Tulungagung menuju Tanah Suci Mekkah.
Keberangkatan jamaah haji tahun 2026 itu secara resmi dilepas langsung oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Acara tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, kepala OPD, para camat, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Baca Juga : Gencar Razia Miras, Polisi di Tulungagung Datangi Banyak Tempat Hiburan
Ahmad Baharudin melalui sambutannya menyampaikan rasa syukur karena proses pemberangkatan jamaah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik. Ia juga memberikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Untuk pemberangkatan kali ini sebanyak 382 jamaah dari kloter 102. Sedangkan jamaah kloter 103, 104, dan 105 akan diberangkatkan nanti sekitar pukul 00.00 WIB,” ujar Ahmad Baharudin di hadapan para jamaah dan keluarga pengantar.
Ratusan jamaah yang berangkat terlihat mengenakan pakaian seragam haji lengkap. Sebagian dari mereka tampak tak kuasa menahan air mata ketika berpamitan dengan keluarga. Momen tersebut menjadi suasana yang penuh haru sekaligus kebahagiaan karena akhirnya bisa berangkat menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu bertahun-tahun.
Plt Bupati yang akrab disapa Bahrudin itu berharap seluruh jamaah asal Tulungagung dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan kesehatan.
“Kami berharap seluruh jamaah diberikan keselamatan mulai dari keberangkatan, saat menjalankan ibadah di Mekkah, hingga nanti kembali pulang ke Indonesia,” katanya.
Selain itu, Ahmad Baharudin juga menitipkan pesan khusus kepada para jamaah. Ia meminta agar para calon haji turut mendoakan Kabupaten Tulungagung selama berada di Tanah Suci.
“Selain berdoa untuk diri sendiri dan keluarga, kami juga meminta para jamaah mendoakan Kabupaten Tulungagung agar selalu aman, nyaman, dan kondusif,” pintanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Cuaca di Arab Saudi yang cukup panas dan aktivitas ibadah yang padat dinilai membutuhkan stamina yang baik.
Karena itu, ia meminta para jamaah selalu mengikuti arahan petugas haji, pembimbing, serta ketua kloter masing-masing agar seluruh proses ibadah berjalan lancar.
Baca Juga : Viral, Limbah Medis Milik RSU Kaliwates Dibuang ke Sungai
“Jagalah kesehatan dan kebugaran fisik selama di Tanah Suci. Ikuti semua petunjuk dari ketua kloter maupun petugas pendamping agar ibadah bisa berjalan dengan aman dan nyaman,” pesannya.
Ia berharap seluruh jamaah dapat kembali ke Tulungagung dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh.
“Semoga semuanya diberikan kesehatan, keselamatan, dan pulang menjadi haji yang mabrur serta mabruroh,” tambahnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, jumlah Jamaah Calon Haji asal Tulungagung pada musim haji tahun 2026 mencapai 1.179 orang. Para jamaah tersebut dibagi ke dalam beberapa kelompok terbang atau kloter.
Pemberangkatan jamaah dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pemerintah daerah bersama Kemenag juga memastikan seluruh kebutuhan administrasi, transportasi, hingga kesehatan jamaah telah dipersiapkan dengan baik sebelum keberangkatan.
Di sisi lain, keluarga jamaah berharap orang-orang tercinta mereka bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat. Banyak di antara keluarga yang mengaku bangga sekaligus terharu karena akhirnya anggota keluarga mereka dapat menunaikan ibadah haji.
Suasana pelepasan semakin terasa emosional ketika bus yang membawa jamaah mulai meninggalkan pendopo. Sejumlah keluarga melambaikan tangan sambil mengiringi keberangkatan dengan doa. Tidak sedikit pula yang terlihat meneteskan air mata haru.
