Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Advertorial

Progres Betonisasi dan Perbaikan Jalan Dikebut, Komitmen Pemkab Sidoarjo: Tidak Ada Jalan Berlubang

Penulis : Nur Hidayah - Editor : Dede Nana

15 - Apr - 2026, 19:11

Placeholder
Infografis perbaikan jalan rusak kabupaten Sidoarjo.

JATIMTIMES - Perbaikan puluhan ruas jalan rusak di Kabupaten Sidoarjo terus dilakukan. Pemkab Sidoarjo mempercepat perbaikan jalan secara bertahap di sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah.

Diketahui sebanyak 26 titik jalan yang saat ini tengah dikebut pengerjaannya, setelah sebelumnya 16 ruas jalan berhasil diselesaikan lebih dulu sebelum lebaran. Hal ini, untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman saat beraktifitas, terutama di tengah kondisi musim hujan yang rawan menyebabkan kerusakan jalan terutama pada jalan yang berlubang yang rawan kecelakaan.

Baca Juga : Dua Tahun Kepemimpinan Rachman Fadli Kurniawan, PSSI Situbondo Catat Berbagai Capaian Penting

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo memperbaiki 16 ruas jalan secara bersamaan kemarin. Selanjutnya, mulai 19 Februari 2026 hingga sekarang perbaikan dilanjutkan pada 25 ruas jalan yang masuk daftar pekerjaan PUBMSDA serta Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Usai lebaran pengerjaan di sejumlah ruas jalan mulai dilakukan di antaranya Jalan Blurukidul – Bulu Sidokare, Banjarkemantren – Prasung, Buduran – Sidokepung, serta Jalan Erlangga.

Sebelunya, Bupati Sidoarjo Subandi juga meminta seluruh camat bekerja sama dengan Dinas PUBMSDA untuk menuntaskan perbaikan jalan itu. Ia menargetkan seluruh pekerjaan selesai sebelum lebaran.

"Saya selalu meminta agar Dinas PU bersama Camat memaksimalkan sisa waktu sebelum Lebaran untuk menuntaskan perbaikan 25 ruas jalan. Termasuk yang belum masuk daftar terus akan kami update perkembangannya agar ruas jalan yang butuh perbaikan segera mendapatkan penanganan langsung dari Dinas PU," ungkap Subandi saat dihubungi, Rabu (15/4/2025).

Tak hanya itu, dalam keterangannya Subandi mengingatkan kepada masyarakat pengguna jalan yang berlubang dan dibiarkan terlalu lama berpotensi membahayakan pengguna jalan perlu segera melapor di Holtine / Layanan Call center 112 agar segera dilakukan tindakan dan diperbaiki. 

Selain itu, kolaborasi para Camat dan PUBMSDA juga diminta turun langsung ke lapangan untuk mempercepat perbaikan, memaksimalkan pelaksanaan PIWK dan memprioritaskan ruas jalan rusak yang paling banyak dikeluhkan Masyarakat Kabupaten Sidoarjo.

"Ayo kerja bareng-bareng antara Camat dan PU juga kolaborasi Masyarakat sekitar memberikan informasi. Kita harus bekerja maksimal agar perbaikan jalan, baik melalui kegiatan yang dilaksanakan PU maupun program PIWK selesai tepat waktu," jelas Subandi.

Tak hanya itu, selain mempercepat perbaikan jalan Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan langkah jangka panjang dengan menyusun master plan perbaikan jalan yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Pemkab akan memetakan seluruh ruas jalan secara detail untuk menentukan prioritas penanganan, baik melalui betonisasi, pelapisan ulang (overlay) maupun perawatan rutin.

"Kalau master plan sudah berjalan, tidak ada lagi pekerjaan tambal sulam. Jalan yang diperbaiki harus benar-benar kuat dan tidak cepat rusak kembali," tegas Subandi.

Dalam proses pemetaannya, Pemkab Sidoarjo juga akan memanfaatkan teknologi drone untuk mengetahui kondisi jalan yang perlu perbaikan maupun menambal. Termasuk, menganalisa kondisi struktur jalan dan menghitung beban kendaraan yang melintas dari masing – masing wilayah agar tidak mengganggu aktifitas pengendara saat dilakukan perbaikan.

Muhammad Makhmud, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Pemkab Sidoarjo menjelaskan pihaknya tidak hanya menambal kerusakan saja. Akan tetapi, juga meningkatkan kualitas dari konstruksi jalan diwilayah jalan rusak. Menurutnya, program itu, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan agar lebih kuat dan tahan lama.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Serahkan Hibah Rehabilitasi Asrama Koblen ke Polrestabes

"Saat ini, progress ruas jalan yang akan dibeton diantaranya Krian (RPH) - Kemangsen, Kebonagung - Tambakkemerakan, Kedungturi - Kedungturi, Gedangan - Betro, Tambakcemandi - Tambakoso, Blurukidul (Lingkar Timur) - Sidoklumpuk dan Ngaban - Kedungbanteng di depan SMP 2 Tanggulangin sudah berjalan hampir 30 persen doakan bisa segera rampung tepat waktu," Urai Makhmud.

Makhmud menjelaskan jika program betonisasi ini juga dilengkapi penataan drainase melalui pembangunan saluran U-Ditch. Ia menegaskan agar penanganan saluran air diprioritaskan terlebih dahulu. Hal ini, karena pembangunan jalan tidak akan efektif jika tetap terjadi banjir. Termasuk, perencanaan harus jelas mencakup arah aliran air, panjang saluran dan titik akhirnya. 

Harapannya, agar aliran air lancar dan tidak menggenangi badan jalan yang bisa mempercepat kerusakan. Makhmud berharap program betonisasi dan perbaikan drainase memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. 

Ia memastikan tim di lapangan terus bekerja agar seluruh ruas jalan yang menjadi prioritas dapat segera selesai diperbaiki. Adapun 26 titik jalan rusak yang sedang dalam proses perbaikan meliputi:

1. Jalan Wunut (Arteri) – Candipari.
2. Jalan Kedungrejo – Semambung.
3. Jalan Randegan – Lajuk (Sekolah Muhammadiyah).
4. Jalan Kalitengah – Gempolsari.
5. Jalan Jabaran – Watesari.
6. Jalan Kramat Temenggungan – Mlirip.
7. Jalan Panjunan – Bangsri.
8. Jalan Tarik – Tarik (batas Kabupaten Mojokerto).
9. Jalan Jabaran – Krian.
10. Jalan Juwet Kenongo (Arteri) – Mindi (Pusdik).
11. Jalan Ngelom – Barengkrajan.
12. Jalan Sukodono – Ponokawan.
13. Jalan Sidomojo – Barengkrajan (Puskesmas).
14. Jalan Katerungan – Krian.
15. Jalan Kletek – Sukodono.
16. Jalan Jedongcangkring – Kedungkembar.
17. Jalan Kebonagung – Sukodono.
18. Jalan Bulang – Prambon.
19. Jalan Buduran (Jl. Nas Flyover) – Pagerwojo (Jl. KH Ali Mas’ud).
20. Jalan Banjarkemantren – Prasung.
21. Jalan Larangan (Pasar) – Sumokali (Masjid).
22. Jalan Lemahputro (GOR) – Sumokali (Masjid).
23. Jalan Lemahputro (GOR) – Pucang.
24. Penahan Jalan Tulangan – Durungbedug.
25. Jalan Candi – Prasung.
26. Jalan Kandangan – Kepadangan.

Selain itu, Makhmud juga menegaskan jika proses evaluasi terhadap ketinggian jalan juga perlu diperhatikan. Hal itu, harus dengan perhitungan matang agar tidak berdampak pada rumah warga di sekitarnya dan menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur yang tepat.

“Harapannya, dengan betonisasi dan perbaikan drainase, kualitas jalan di Kabupaten Sidoarjo lebih kuat dan tahan lama. Bahkan, dapat menunjang mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah dan meningkatkan perekonomian daerah diberbagai titik wilayah," pungkasnya.


Topik

Advertorial jalan rusak jalan sidoarjo bupati sidoarjo dpubmsda sidoarjo perbaikan jalan pemkab sidoarjo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nur Hidayah

Editor

Dede Nana