Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Bursa Calon Sekda Kota Batu Memanas, 9 Pejabat Senior Tereliminasi Batas Usia

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

11 - Apr - 2026, 17:42

Placeholder
Ilustrasi. Wali Kota Batu Nurochman saat melantik Pj Sekda Eko Suhartono beberapa waktu lalu.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Teka-teki siapa yang bakal mengisi kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Batu mulai menemui titik terang. Namun, dari ring internal Pemkot Batu, sedikitnya sembilan pejabat eselon II dipastikan gugur sebelum sempat mendaftarkan diri dalam Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama 2026.

Sembilan pejabat senior tersebut harus merelakan peluang mereka karena terbentur aturan batas usia maksimal 58 tahun saat pelantikan, sebagaimana diatur dalam regulasi terbaru manajemen ASN.

Baca Juga : Wabup Malang Tekankan Pentingnya Peran IP-PAUD Muslimat NU 

 

Penyusutan Kandidat di Tengah Seleksi Ketat

Kepastian gugurnya sejumlah nama besar ini membuat peta persaingan semakin mengerucut. Dari puluhan pejabat eselon II.b yang ada, kini hanya tersisa sekitar 14 kepala dinas yang secara administratif memiliki kans kuat untuk maju dalam perebutan kursi sekda.

Penyusutan jumlah kandidat ini terjadi akibat kombinasi dua faktor: batas usia pensiun dan kekosongan jabatan definitif di beberapa dinas yang saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

"Seleksi ini memang sangat kompetitif. Batas usia 58 tahun saat pelantikan menjadi 'tembok' pertama yang menyaring siapa saja yang bisa melangkah ke tahapan berikutnya," ungkap sumber di lingkungan Pemkot Batu.

Empat Nama 'Kuda Hitam' Mulai Mengemuka

Meski pendaftaran masih dibuka hingga 21 April 2026, sejumlah nama mulai ramai diperbincangkan di koridor Balai Kota Among Tani sebagai calon kuat. 

Nama-nama seperti Alfi Nurhidayat (Kepala Dinas Pendidikan), Mohammad Nur Adhim (Kepala Bapenda), Dyah Lies Tina (Kepala DPMPTSP), hingga Aditya Prasaja (Kepala Dinkes) disebut-sebut memiliki rekam jejak dan usia yang ideal untuk posisi ini.

Walau demikian, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan bahwa pemerintah membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh ASN di Jawa Timur yang memenuhi kriteria pangkat Pembina Tingkat I (IV/b) dan telah mengikuti Diklatpim.

Baca Juga : Sekda Budiar Minta GMNI Malang Tetap Kritis tapi Solutif dan Mampu Berkolaborasi 

 

"Semua yang memenuhi syarat memiliki peluang yang sama. Kita mencari figur terbaik yang memiliki integritas dan kompetensi manajerial tinggi untuk membantu visi misi kepala daerah," ujar Heli.

Kriteria 'Dirijen' Versi Wali Kota Nurochman

Di sisi lain, Wali Kota Batu Nurochman alias Cak Nur telah menetapkan standar tinggi bagi calon pendampingnya tersebut. Ia mengibaratkan sosok Sekda ideal seperti seorang konduktor atau dirigen dalam sebuah orkestra.

"Sekda harus mampu menyatukan berbagai perbedaan pemikiran dari tiap kepala dinas menjadi harmoni yang selaras. Harus cakap, tegas, dan tidak berbelit-belit dalam mengambil keputusan, namun tetap berpijak pada regulasi yang jelas," tegas Cak Nur.

Sesuai jadwal, proses seleksi administrasi dan rekam jejak akan dituntaskan pada akhir April, disusul uji gagasan dan wawancara pada pertengahan Mei. Jika berjalan lancar, sosok Sekda definitif terpilih ditargetkan sudah bisa dilantik pada 5 Juni 2026 mendatang.


Topik

Pemerintahan sekda sekda kota batu wali kota batu bursa calon sekda kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan