JATIMTIMES - Hobi burung kicau, khususnya anis merah, masih menunjukkan denyut yang kuat yang cukup kuat di kalangan kicaumania. Hal tersebut ditunjukan dengan adanya kelas Burung Anis Merah dalam setiap event lomba burung berkicau, termasuk di gelaran Piala Ketua DPRD Kota Malang Cup, Minggu (8/2/2026) kemarin.
Perwakilan Komunitas Anis Merah Jatim Bersatu, Yudi Wahyono atau akrab disapa Mbah Yudi, menjelaskan bahwa antusias penggemar anis merah memang semakin menunjukan trend yang positif.
Baca Juga : Bobol Brankas Logam Mulia Senilai Rp 168 Juta, Dua Pemuda Diringkus Polres Batu
“Ramai, penonton juga tertib di berbagai event, baik lomba atau Latber,” ujar Mbah Yudi.
Ia menambahkan, suasana lomba berlangsung cukup kondusif meski masih dijumpai kebiasaan lama yang kerap menjadi godaan, seperti penonton yang terlalu dekat dengan gantangan sambil memainkan ponsel.
Memasuki tahun 2026, tren anis merah disebut kembali mengalami booming. Hal ini tak lepas dari karakter kicauan dan gaya tarungnya yang dinilai semakin variatif dan tidak monoton.
“Dari seni telernya dan kicaunnya sekarang tidak monoton. Peminat di gantangan lomba banyak, meski lebih banyak lagi yang dipelihara rumahan,” jelasnya.
Dalam satu event, kelas anis merah biasanya dibuka tiga sesi dan berpotensi bertambah menjadi empat sesi, menyesuaikan minat peserta. Meski tidak selalu penuh, jumlah peserta masih dinilai ramai dan stabil di hampir setiap gelaran.

“Di event-event mana pun, anis merah itu masih rame. Sebenarnya penghobinya banyak, tinggal event-nya saja kalau bisa ditingkatkan lagi,” imbuhnya.
Baca Juga : Gelisah di Balik Senyum Milad
Tak hanya lomba besar, aktivitas komunitas juga rutin dihidupkan melalui latihan bersama (latber), salah satunya yang digelar setiap Jumat di gantangan Kesatrian dan Lowokdoro. Selain menjaga performa burung, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antar-kicaumania.
Soal harga, anis merah masih tergolong terjangkau untuk pemula. Burung usia muda sekitar tiga hingga empat bulan dibanderol di kisaran Rp1,2 juta. Sementara anis merah bahan rumahan yang mulai jadi umumnya berada di angka Rp2 juta.
Namun, untuk anis merah berprestasi dengan kualitas mumpuni, nilainya bisa melambung tinggi. Untuk mendapatkan kualitas seperti ini, tentunya seekor anis merah harus mengikuti serangkaian treatment dan latihan terlebih dulu.
“Yang pernah saya tahu, anis merah bisa dijual sampai Rp60 juta, bahkan lebih,” pungkas Mbah Yudi.
