Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Siapa Jeffrey Epstein? Ini Profil, Kasus, dan Kontroversi Besar di Baliknya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Feb - 2026, 14:51

Placeholder
Jeffrey Edward Epstein. (Foto @sadampermanawiyana)

JATIMTIMES - Nama Jeffrey Edward Epstein kembali menjadi perbincangan dunia seiring mencuatnya kembali dokumen dan pengungkapan terkait kasus lamanya, yang kerap disebut sebagai Epstein Files. Sosoknya dikenal luas bukan karena kiprahnya di dunia keuangan, melainkan karena keterlibatannya dalam salah satu skandal kejahatan seksual dan perdagangan seks anak di bawah umur terbesar di abad ke-21.

Kasus Epstein menyita perhatian global karena bukan hanya menyangkut tindak pidana berat, tetapi juga menyeret jaringan pergaulan kalangan elite mulai dari tokoh politik, pebisnis, hingga figur publik internasional.

Baca Juga : Unisba Blitar Matangkan Kurikulum OBE untuk Menjawab Tantangan Dunia Kerja

Namun meskipun demikian, masih banyak orang yang belum tahu soal siapa Jeffrey Epstein dan mengapa kasusnya bisa mengguncang dunia. Agar lebih paham, yuk simak ulasan profil hingga kasus Jeffrey Edward Epstein berikut ini:

Sosok Jeffrey Edward Epstein

Dilansir dari berbagai sumber, Jeffrey Edward Epstein adalah seorang pemodal (financier) asal Amerika Serikat yang namanya dikenal luas bukan karena bisnisnya, melainkan karena keterlibatannya dalam skandal kejahatan seksual dan perdagangan seks anak di bawah umur. Kasusnya menjadi salah satu skandal kriminal paling besar di abad ke-21 karena menyeret jaringan sosial kalangan elite dunia.

Profil Singkat Jeffrey Epstein

• Nama lengkap: Jeffrey Edward Epstein

• Lahir: 20 Januari 1953, New York, AS

• Meninggal: 10 Agustus 2019

• Profesi yang dikenal: Pemodal / pengelola investasi

Epstein sempat bekerja sebagai guru sebelum masuk ke dunia keuangan. Ia kemudian bekerja di perusahaan investasi besar dan mendirikan firma pengelolaan kekayaan sendiri. Ia dikenal hanya menangani klien super kaya, yang membuatnya masuk ke lingkaran sosial tokoh penting dunia.

Jaringan Sosial Kelas Elite

Epstein memiliki hubungan dengan banyak tokoh berpengaruh, mulai dari politisi, akademisi, pengusaha, hingga selebritas internasional. Kedekatannya dengan kalangan elite inilah yang membuat kasusnya menjadi perhatian global dan menimbulkan banyak pertanyaan publik.

Penting dicatat: disebut dalam dokumen atau pernah berhubungan sosial tidak otomatis berarti terlibat kejahatan.

Modus Kejahatan yang Dilakukan

Di balik citra sebagai pemodal sukses, Epstein menjalankan jaringan eksploitasi seksual. Ia dituduh:

• Merekrut gadis di bawah umur

• Memberi imbalan uang atau janji kesempatan kerja

• Membawa korban ke properti mewah miliknya

• Meminta korban merekrut gadis lain

Beberapa lokasi yang sering dikaitkan dengan operasinya:

- Mansion di New York

- Rumah di Palm Beach, Florida

- Properti di New Mexico

- Pulau pribadi Little St. James di Kepulauan Virgin AS

Kasus ini melibatkan banyak korban dan berlangsung selama bertahun-tahun sebelum benar-benar terungkap luas.

Riwayat Hukum

Kasus 2008 (Florida)

Epstein pernah ditangkap dan membuat kesepakatan hukum kontroversial. Ia mengaku bersalah atas dakwaan ringan terkait prostitusi anak dan menjalani sekitar 13 bulan penjara, sebagian dengan izin keluar tahanan untuk bekerja. Hukuman ini dinilai banyak pihak terlalu ringan.

Penangkapan 2019 (Federal)

Baca Juga : Unisma Malang Kumpulkan Akademisi Dunia di ICEBUSS 2026, Diikuti Peneliti dari 13 Negara

Pada Juli 2019, Epstein kembali ditangkap dengan tuduhan federal perdagangan seks anak di bawah umur. Dakwaan ini jauh lebih berat dan membuka kembali penyelidikan besar terhadap jaringan kriminalnya.

Kematian yang Mengundang Kontroversi

Pada 10 Agustus 2019, Epstein ditemukan meninggal di sel tahanan di New York saat menunggu persidangan. Kematian tersebut dinyatakan sebagai bunuh diri oleh otoritas.

Namun, banyak pihak mempertanyakan:

• Mengapa pengawasan penjara longgar

• Mengapa kamera pengawas tidak berfungsi optimal

• Apakah ada informasi penting yang ikut terkubur

Meski teori konspirasi bermunculan, secara resmi kasus kematiannya ditutup sebagai bunuh diri.

Apa Itu “Epstein Files”?

Istilah ini merujuk pada dokumen pengadilan, catatan penerbangan, bukti komunikasi, dan arsip penyelidikan yang berkaitan dengan Epstein dan jaringannya. Rilis dokumen ini secara bertahap membuka gambaran tentang:

• Siapa saja yang pernah berhubungan dengannya

• Seberapa luas jaringannya

• Bagaimana sistem perekrutan korban berjalan

Namun, dokumen tersebut tidak otomatis berarti semua nama yang tercantum bersalah.

Mengapa Kasus Ini Sangat Besar?

Kasus Epstein menjadi sorotan global karena:

• Skala kejahatan besar dan berlangsung lama

• Korban berjumlah banyak

• Keterkaitan dengan kalangan elite dunia

• Kontroversi sistem hukum yang dulu dianggap terlalu lunak

• Kematian tersangka utama sebelum persidangan.

Jeffrey Epstein adalah sosok yang memperlihatkan bagaimana kekuasaan, uang, dan jaringan sosial dapat menutupi kejahatan serius selama bertahun-tahun. Meski ia telah meninggal, dampak kasusnya masih terasa, baik dalam proses hukum lanjutan terhadap pihak terkait maupun dalam diskusi publik soal keadilan dan perlindungan korban.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Jeffrey Epstein Ini Profil Jeffrey Epstein Kasus Jeffrey Epstein Kontroversi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas