Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Jatim dan Brunei Darussalam Jalin Kemitraan Strategis, Peluang Investasi Terbuka Lebar

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

25 - Feb - 2025, 18:37

Placeholder
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menerima kunjungan Delegasi Persatuan Persahabatan Brunei Darussalam - Indonesia Friendship Association (Burdifa).

JATIMTIMES - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Brunei Darussalam menjalin kemitraan strategis, serta membuka peluang kerja sama yang memiliki potensi besar di berbagai sektor. Ini menjadi pembahasan dalam kunjungan Delegasi Persatuan Persahabatan Brunei Darussalam - Indonesia Friendship Association (Burdifa).

Kunjungan yang berlangsung di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110, Surabaya, Selasa (25/2/2025), itu diterima  Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Adhy Karyono. Dalam kesempatan itu, Adhy menjelaskan, pertemuan ini menjadinupaya memperkuat hubungan bilateral dan menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : KM Dorolonda Rute Surabaya-Jayapura Singgah Perdana di Pelabuhan Waren

Berbagai peluang kerja sama diharapkan dapat memperkuat konektivitas kedua wilayah dan membuka lebih banyak peluang investasi yang saling menguntungkan. Adhy menegaskan, Pemprov Jatim terbuka ingin melakukan kemitraan dan kerja sama bersama delegasi dari Brunei Darussalam yang mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, industri, hingga pariwisata.

Dalam kerja sama ini, ada empat jaminan utama yang ditawarkan untuk menarik minat para investor yang ingin berinvestasi di Jatim di antaranya kemudahan perizinan, penyelesaian masalah perburuhan, ketersediaan energi dan infrastruktur wilayah, serta fasilitas penyediaan lahan.

“Sebagai bagian dari fokus pengembangan investasi, Jatim menawarkan dua wilayah unggulan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, yaitu Kawasan Metropolitan Gerbangkertosusilo dan Pulau Madura,” katanya.

Adhy melanjutkan, bahwa kawasan ini memiliki potensi besar sebagai lokasi investasi dalam berbagai sektor, seperti industri, perdagangan, dan infrastruktur.

“Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat menciptakan hubungan yang lebih erat antara kedua negara dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di kedua wilayah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan ekonomi yang sudah terjalin, dan menjadi simbol komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi kedua belah pihak. Dia mengungkapkan, kunjungan dari Brudifa ini selain penjajakan peluang kerja sama ekonomi juga dikuatkan dengan kerja sama perdagangan dan kebudayaan. "Pertemuan ini kami manfaatkan untuk melakukan kerjasama industri, perdagangan dan budaya," terangnya.

Pertemuan penjajakan kerja sama di sektor perdagangan, ekonomi dan budaya ini akan ditindaklanjuti melalui misi dagang yang akan dibawa para pengusaha dari Jatim ke Brunei Darussalam.

"Para delegasi akan berkunjung ke kawasan industri maupun budaya yang ada di Jombang maupun Pasuruan dan menjajaki peluang usaha yang bisa dikerjasamakan secara berkelanjutan," sebutnya.

Baca Juga : Pemkab Malang Gelar Sosialisasi Standar Layanan Informasi Publik, Hadirkan Sekdes se-Kabupaten Malang

Selaras dengan arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Adhy menyatakan bahwa peluang kerjasama melalui misi dagang, misi budaya dan misi religi akan dilakukan dengan banyak negara terutama negara kawasan ASEAN,  terlebih Brunei Darussalam membutuhkan banyak produk dari Indonesia.

Pertemuan ini akan dilaporkan kepada Gubernur dan akan disusun berbagai program strategis, terutama peluang kerja sama di banyak sektor dengan negara negara lain sekaligus mengajak para pengusaha seperti Kadin atau Iwapi.

"Kami dukung Brudifa dan akan libatkan Kadin atau Iwapi sehingga ketika ada misi dagang segala kebutuhan dari para pengusaha asal Jatim bisa langsung transaksi dengan pengusaha Asal Brunei Darussalam" tegasnya.

Yang Dipertua Persatuan Brudifa Pehin Orang Kaya Laila Perkasa Dato Paduka H Mahdini mengatakan, kunjungannya ke Jatim ini akan mewujudkan hubungan yang produktif, sehingga dapat membuahkan hasil pada sektor perdagangan, perniagaan, industri pakaian, makanan dan produk lainnya.

Saat di Jatim, pihaknya bersama rombongan akan mengunjungi industri ataupun pabrik pabrik seperti krupuk, furniture, UMKM hingga industri permakanan. "Masyarakat Brunei Darussalam sangat menyukai semua produk Indonesia seperti Krupuk ataupun aneka Sambal kami suka," jelasnya.


Topik

Pemerintahan Pemprov Jatim Brunei Darussalam Burdifa kerjasama



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni