MALANGTIMES - Dalam beberapa hari terakhir, para pengguna aplikasi percakapan WhatsApp tentu mengenal fitur stiker yang baru diluncurkan. Fitur stiker tersebut hampir mirip dengan yang tersedia di aplikasi serupa seperti Line, BBM, atau Kakao Talk. Namun, pengguna gadget mesti berhati-hati karena saat ini beredar link website yang justru bisa bikin hp hang.
Bagi pemilik aplikasi WhatsApp (WA) yang belum meng-update pirantinya, stiker-stiker lucu yang dibagikan tidak dapat terbaca. Di layar, akan ada notifikasi atau pemberitahuan bahwa pesan berisi stiker tidak didukung bersi WA yang terinstal. Pemilik pun diminta untuk memperbarui aplikasi perpesanan itu.

Rupanya, hal itulah yang dimanfaatkan oleh scammer, orang atau sekelompok orang yang menipu dengan cara licik melalui dunia maya. Mereka menebar link yang seolah-olah bisa mengaktifkan fitur stiker dengan mudah (lihat foto utama) "Hey, saya mengundang Anda untuk mengaktifkan stiker untuk WhatsApp. Klik di sini untuk aktivasi," demikian yang tertulis dalam bahasa Inggris.
Pesan itu tersebar di sejumlah grup percakapan. Manajer IT JatimTIMES Network Aditya Fachril Bayu mengungkapkan, opsi stiker ini sudah muncul di iOS versi 2.18.100 bagi pengguna Apple. Tetapi, sebagian pengguna Android belum mendapatkannya di versi teranyar 2.18.327 untuk hp merk lain. "Nah, kesempatan ini yang diambil scammer mencari keuntungan. Saat mengeklik link broadcast itu, mereka diarahkan ke website yang salah," terang Aing, sapaan akrabnya.

Jika tautan itu diklik, maka pengguna akan diarahkan ke website yang mengharuskan untuk mengikuti sejumlah arahan (lihat gambar-gambar tambahan) "Disuruh membagikan ke 20 orang teman, kalau mau ditutup (di-back), hp akan bergetar dan muncul peringatan (warning). Itu diabaikan saja. Langsung tutup lewat bar pencarian di sisi atas," urainya.
Kalau tidak, maka scammer akan memanfaatkan data pengguna untuk kepentingan negatif. Hp pun bisa hang alias tidak bisa digunakan. Seperti pengalaman Bintang Tanjung Kusuma, salah satu warga Malang yang sempat membuka tautan itu. "Awalnya kan penasaran sama fitur stiker, saat saya buka link, saya kira memang ada prosedurnya membagikan ke 20 teman," ungkap alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Bintang menuturkan, dia sempat memilih 20 kontak teman-temannya untuk memenuhi prosedur itu. "Setelah terkirim, bukannya bisa, hp saya malah hang. Sampai akhirnya harus di-restrat," ujarnya.
Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat
Karena itu, warganet mesti berhati-hati saat mendapatkan link tersebut. Disarankan, untuk meng-update versi terbaru WhatsApp untuk menikmati fitur stiker. (*)
