JATIMTIMES - Banyak orang masih khawatir jika gigi yang lepas dan tertelan bisa membahayakan tubuh. Namun, hal tersebut tak perlu dikhawatirkan lagi, karena tidak akan membahayakan.
Lantaran kondisi gigi yang cukup kecil dan tidak tajam tidak akan membahayakan tubuh. Hal tersebut dibeberkan dokter gigi sekaligus konten kreator drg. Satria melalui sosial medianya Instagram baru-baru ini.
Baca Juga : Cara Menimbang Badan yang Akurat ala Dokter
“Enamel (email) gigi itu adalah bagian terkuat dari tubuh kita. Apabila terkena suhu panas di bawah 1000 derajat celcius itu tidak akan rusak, terkena suhu dingin di bawah 0 derajat celcius pun tidak pecah,” kata dokter Satria.
“Terkena benturan sedang juga aman sampai terkena asam tinggi di lambung pun juga masih aman,” lanjut dokter Satria dikutip JatimTIMES, Kamis (14/11/2024).
Dokter Satria membeberkan proses saat gigi lepas dan tertelan. Gigi yang masuk ke dalam tenggorokan, akan berjalan ke dalam kerongkongan dan perut. Kemudian asam dan enzim yang kuat mulai memecah bagian gigi yang lebih lembut seperti bubur.
“Namun, enamel gigi kamu lebih tahan dan mungkin tidak sepenuhnya rusak. Lalu bergerak ke usus kecil di mana itu terus dipecah oleh empedu, enzim pencernaan, fragmen yang tersisa dilewatkan,” imbuh dokter Satria.
Selanjutnya menuju saluran pencernaan dan diekskresikan lewat kotoran. Selanjutnya, dapat dicerna dalam kurun waktu 24–48 jam dan keluar bersama kotoran saat buang air besar.
Baca Juga : Punya Riwayat Keturunan Hipertensi? Ini Hal yang Harus Dilakukan dan Dihindari Menurut Dokter
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika gigi tertelan dan menyebabkan sumbatan atau luka di saluran cerna, sehingga hal tersebut dapat menjadi masalah. Jika gigi tertelan dan menyangkut di saluran pernapasan, maka hal tersebut dapat menghambat jalan napas dan berakibat fatal.
Gejala yang biasa muncul adalah tersedak, rasa tercekik, dan kesulitan bernapas. Jika mengalami sensasi tersangkut di tenggorokan, nyeri seperti tersayat atau perih di tenggorokan/ulu hati berkali-kali, hingga sesak napas, maka segera periksakan diri ke dokter.
