JATIMTIMES - Peboling Jawa Timur (Jatim) Shinta Ceysaria Yunita sukses membawa pulang medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024. Dia menjadi yang terbaik di nomor single putri cabang olahraga (cabor) boling.
Kepastian tersebut didapat usai mengalahkan atlet tuan rumah Sumut Nadia Pramanik Nuramalina di partai final. Berlaga di GOR Boling Hj Rayati Syafrin, Deli Serdang, Senin (9/9/2024), Shinta Ceysaria Yunita harus melalui perlawanan yang ketat dari Pramanik Nuramalina.
Baca Juga : Tim Basket Asal Jember Borong Gelar Turnamen Bola Basket Kemerdekaan 2024 di Banyuwangi
Ini ditunjukkan dari hasil pertandingan, yang tak cukup menemui pemenang dengan memainkan dua game pertama. Shinta lebih dulu unggul pada game pertama, namun kalah di game kedua. Alhasil, pertandingan harus dilanjutkan dengan game ketiga, yang akhirnya dimenangkan atlet asal Jatim.
Shinta membukukan 194, 193, dan 214 poin dari masing-masing game pertama sampai ketiga. Sedangkan Nadia, mencatatkan 164, 216, dan 195 poin dari game awal sampai akhir. Sumut harus puas dengan hasil medali perak.
Ketatnya pertandingan ini diakui oleh Shinta Ceysaria Yunita. Dia bilang, pertandingan yang berlangsung ketat sempat membuatnya merasa tegang, akhirnya sedikit mempengaruhi penampilannya.
"Persaingannya cukup ketat. Saya juga merasakan tegang sekali di awal. Ada beberapa lemparan yang jelek, ada beberapa spare yang miss juga. Tapi saya berusaha tarik nafas yang panjang, tetap fokus, dengerin arahan pelatih. Terus ingat lagi tujuan saya kesini, mau apa, mau menang," ujarnya.
Gelaran PON tahun ini merupakan yang pertama bagi dirinya. Ia senang karena langsung mendapatkan medali emas.
Baca Juga : Kontribusi Nyata KKN Unikama, Dongkrak Potensi Desa Banjaradum Lewat Pupuk Organik dan Abon Lele
"Saya bersyukur Ini pengalaman berharga buat saya, apalagi ini PON pertama untuk saya. Semoga kedepannya bisa mempersembahkan yang terbaik lagi bagi Jawa Timur," katanya.
Sementara itu, pada nomor single putri ini Jatim juga meraih medali perunggu, yang disumbangkan Tannya Roumimper. Sebelumnya Tannya Roumimper menjadi lawan tanding Shinta Ceysaria Yunita pada babak semifinal yang mempertemukan sesama peboling Jatim.
Pada nomor single putra, peboling Jatim Billy Muhammad Islam yang gagal melaju ke final juga harus puas mendapatkan medali perunggu. Dengan begitu, pada cabor boling nomor single putra dan putri, total Jatim mengumpulkan 1 emas dan 2 perunggu.
