JATIMTIMES- Tiga ratus satu peserta tampil dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Taekwondo yang digelar oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia (TI) di GOR Tawangalun Banyuwangi Minggu (10/5/2026).
Menurut Ketua Pengkab TI Banyuwangi, Satrio Bintang Johar dalam Kejurkab Taekwondo tahun ini diikuti oleh 12 klub dan merupakan pelaksanaan salah satu program kerja TI Banyuwangi tahun 2026.
Baca Juga : Unisma Jadi Kampus Pertama di Malang yang Buka Magister Pertanian Berkelanjutan
Selain itu dilaksanakan dalam rangka menjaring bibit-bibit potensial dan calon atlet yang akan mewakili Banyuwangi dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) TI Jawa Timur (Jatim) bulan Agustus 2026 mendatang.
"Kejurkab tahun ini diikuti 301 peserta mulai usia Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) sampai senior yang duduk perguruan tinggi," ujar Satrio.
Dia berharap dalam Kejurkab Taekwondo tahun ini pengurus bisa mendapatkan bibit-bibit agar regenerasi pembinaan dan peningkatan prestasi Taekwondo Banyuwangi tidak putus.
Adapun kategori yang dipertandingkan panitia pelaksana dalam Kejurkab Taekwondo tahun, menurut Satrio, ada 6 kategori. Yaitu Pra Kadet A, B dan C, Kadet , Junior dan senior.
Adapun nomor pertandingan ada dua, yaitu nomor tarung (Kyorugi) dan Poomsae (nomor seni).
Baca Juga : Satpam Perumahan di Kota Malang Tewas Ditusuk Saat Kejar Maling
Selanjutnya dia menuturkan jajaran pengurus TI Banyuwangi akan melakukan pemantauan selama satu bulan setelah Kejurkab kepada juara juara satu dan dua masing-masing kelas sebelum diputuskan layak atau tidak untuk mengikuti program Training Center (TC) terpusat.
Adapun lawan-lawan yang cukup berat bagi atlet Banyuwangi dalam Kejurprov Taekwondo Jatim mendatang adalah para atlet yang berasal dari; Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Malang dan Kediri, tambah Satrio.
