JATIMTIMES - Si jago merah membakar rumah kosong di kawasan Jalan Dali Selatan, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (1/8/2024). Diduga kebakaran rumah kosong, karena disulut api dari tumpukan sampah di depan rumah tersebut.
Mendapati informasi dari warga sekitar, petugas langsung menuju lokasi Tempat Kejadian Perkarw (TKP). Tiga unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan oleh UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang.
Baca Juga : Solusi Pertukangan Modern: Graha Bangunan Hadirkan Alat RYU Power Tools Terbaru
“Dengan menerjunkan kurang lebih 11 personel untuk melakukan pemadaman api di Jalan Dali Selatan,” ungkap Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Agoes Soebekti.
Saat petugas tiba di lokasi, didapati rumah yang terbakar tidak berpenghuni. Ternyata kobaran si jago merah melalap bagian depan rumah. Petugas pun melangsung melakukan pemadaman agar si jago merah tidak merambah pada rumah yang bersebelahan. Petugas pun membutuhkan waktu 15 menit untuk proses pemadaman dan pendinginan pada rumah tersebut. Kemudian juga pada tumpukan sampah depan rumah kosong.
Dengan luasan area yang terbakar kurang lebih mencapai 12 meter, menghabiskan 3 ribu liter. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut. “Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban maupun yang mengalami luka-luka,” imbuh Agoes.
Dari hasil asesmen, lanjut Agoes, si jago merah beraksi lantaran didapati diduga ada orang yang tidak bertanggung jawab membakar sampah di depan rumah kosong. Setelah membakar sampah, pelaku langsung meninggalkan lokasi tanpa menunggu hingga api padam.
Baca Juga : Kondisi Rumah Kontrakan Terorisme Dr Azahari di Kota Batu, 19 Tahun Pasca Penggerebekan Mencekam
Si jago merah bisa beraksi karena adanya tiupan angin, sehingga membesar dan merambat pada rumah yang tak berpenghuni tersebut. “Saat kami di lokasi mendapati ada bekas bakar-bakar tumpukan sampah di depan rumah kosong itu, lalu ditinggal. Karena tertiup angin, api membesar dan menyambar ke rumah kosong,” tambah Agoes.
Pihaknya pun mengimbau kepada warga saat membakar sampah di lingkungan masyarakat, pastikan tidak meninggalkan saat api menyala. Jika didapati api sudah padam, pastikan lagi untuk mengecek benar-benar tidak ada api yang menyala.
