JATIMTIMES - Meski rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan (PDIP) telah resmi turun kepada pasangan Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan DPC Partai Demokrat Kota Blitar tetap teguh dalam mendukung calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP untuk Pilkada Kota Blitar 2024.
Keputusan ini menegaskan soliditas koalisi antara ketiga partai tersebut dalam menghadapi pemilihan mendatang.
Baca Juga : Wali Kota Eri Cahyadi Gratiskan PBB NJOP di Bawah Rp100 Juta: Penerapan Prinsip Berkeadilan
Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi, menegaskan komitmen partainya untuk mendukung PDIP. “Insyallah kami tetap ke PDIP di Pilkada Kota Blitar 2024,” ujar Agus Zunaidi pada Selasa (30/7/2024). Komitmen ini konsisten dengan pernyataan sebelumnya bahwa PPP Blitar akan berkoalisi dengan PDIP dalam mendukung calon wali kota (cawali) di Pilkada Kota Blitar 2024.
Sejak awal, DPC PPP Kota Blitar telah mengusulkan calon wakil wali kota (cawawali), M Tobroni, untuk mendampingi cawali yang diusung PDIP. Namun, dengan keputusan terbaru dari DPP PDIP yang menetapkan Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro sebagai pasangan calon resmi, PPP tetap menunjukkan kesetiaannya terhadap koalisi.
Bambang Rianto, yang dikenal dengan panggilan Bambang Kawit, adalah seorang politikus senior di Kota Blitar, sementara Bayu Setyo Kuncoro merupakan kader PDIP yang saat ini menjabat sebagai sekretaris DPC PDIP Kota Blitar.
“Sedang kami komunikasikan dengan partai, insyaallah kami tetap bersama PDIP di Pilkada Kota Blitar 2024,” kata Agus, menegaskan bahwa komunikasi internal terus dilakukan untuk memastikan dukungan penuh terhadap pasangan calon yang diusung PDIP.
Sikap serupa ditunjukkan oleh DPC Partai Demokrat Kota Blitar. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Blitar, Rido Handoko, menyatakan bahwa partainya tetap mendukung calon yang diusung oleh PDIP.
“Kemarin kami mengusulkan cawali yang diusung PDIP di Pilkada Kota Blitar 2024 ke DPD dan DPP. Sampai sekarang sikap kami masih tetap ikut mengusulkan calon yang diusung PDIP. Keputusan dari DPP Partai Demokrat terkait usulan kami juga belum keluar,” ujarnya.
Keputusan untuk tetap mendukung PDIP ini menunjukkan adanya kekompakan dan kesatuan visi di antara partai-partai koalisi dalam menghadapi Pilkada Kota Blitar 2024. Dukungan dari PPP dan Demokrat diharapkan dapat memperkuat posisi Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro dalam persaingan politik lokal yang semakin ketat.
Baca Juga : Sah, PDIP Usung Maryoto-Didik di Pilkada Tulungagung
Pengamat politik dan sosiolog dari Universitas Islam Blitar (Unisba), Novi Catur Muspita, menyebut bahwa koalisi ini mencerminkan strategi yang matang dalam menghadapi Pilkada. "Keputusan PPP dan Demokrat untuk tetap mendukung PDIP di Pilkada Kota Blitar 2024 menunjukkan adanya sinergi yang kuat di antara partai-partai ini. Hal ini dapat menjadi faktor penentu dalam persaingan politik di tingkat lokal," jelas Novi.
Novi Catur Muspita juga menambahkan bahwa dengan latar belakang politik yang kuat dari Bambang Rianto dan peran strategis Bayu Setyo Kuncoro sebagai kader PDIP, pasangan ini memiliki peluang besar untuk menarik dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat di Kota Blitar.
"Kombinasi pengalaman dan kedekatan dengan akar rumput menjadikan mereka pasangan yang berpotensi memenangkan hati pemilih, terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan pembangunan di masa depan," ujar Novi.
Pilkada Kota Blitar 2024 ini menjadi momen penting bagi ketiga partai untuk menunjukkan kekompakan dan kemampuan mereka dalam bekerja sama. Dukungan dari DPC PPP dan DPC Partai Demokrat diharapkan dapat membawa energi positif dan memperkuat basis massa PDIP, sehingga memperbesar peluang kemenangan pasangan Bambang Rianto dan Bayu Setyo Kuncoro.
Dengan komitmen yang kuat dari PPP dan Demokrat, Pilkada Kota Blitar 2024 diperkirakan akan menjadi ajang persaingan yang menarik, dengan koalisi ini berupaya untuk memenangkan hati para pemilih di Blitar. Koalisi ini juga diharapkan dapat menyatukan berbagai kekuatan politik untuk menciptakan pemerintahan yang stabil dan mampu menjawab aspirasi masyarakat setempat.
