JATIMTIMES - Sebuah doa mustajab dimiliki oleh Nabi Daud AS. Doa tersebut adalah, doa untuk meluluhkan hari seseorang yang keras. Semasa hidupnya, Nabi Daud AS pernah memanjatkan doa ini, dan Allah SWT pun mengabulkannya.
Hal ini tentunya menjadi salah satu kelebihan yang diberikan Allah SWT. Apalagi, Nabi Daud juga memiliki kelebihan mampu melunakkan kerasnya sebuah besi.
Baca Juga : 3 Kebiasaan Pola Hidup Sehat yang Bikin Umur Panjang
Meskipun tidak terdapat sumber spesifik yang menjelaskan tentang Nabi Daud yang membaca doa ini dalam situasi tertentu, namun ada beberapa kisah dalam Islam yang menonjolkan bagaimana Nabi Daud menggunakan doanya ini untuk mencapai tujuan yang mulia.
Salah satunya adalah ketika Nabi Daud AS akan berperang melawan Raja Jalut yang zalim. Secara fisik, jika dibandingkan dengan Raja Jalut, tubuh Nabi Daud sangatlah jauh. Raja Jalut memiliki fisik yang kuat dan besar. Sehingga, bilamana mengandalkan kekuatan fisik, maka tak akan sebanding.
Namun, saat itu, Nabi Daud AS tak gentar. Ia yakin bahwa Allah SWT melindunginya. Namun, sebelum berperang, Nabi Daud berdoa, agar Allah SWT meluluhkan hati mereka. Nabi Daud tak ingin ada pertumpahan darah. Namun, perang pun tak terelakkan. Pertempuran tetap saja terjadi.
Dalam sebuah buku tafsir Ibnu Katsir, besi yang keras dilunakkan Nabi Daud. Besi tersebut kemudian digunakan sebagai baju besi dalam peperangan. Al-Qur'an Surat Al Anbiya ayat 80, Allah SWT berfirman:
"Dan telah Kami ajarkan pula kepada Daud cara membuat baju besi untukmu, guna melindungi kamu dalam peperanganmu. Apakah kamu bersyukur (kepada Allah)".
Kemudian, meski tetap terjadi peperangan, Allah SWT tetap memberikan perlindungan kepada Nabi Daud, hingga akhirnya memenangkan perang.
Dari kisah ini, kemudian banyak umat memanjatkan doa untuk meluluhkan hati seseorang. Doa Nabi Daud pun banyak menggema dari mulut para umat.
Doa Nabi Daud AS tentang meluluhkan hati seseorang ini, juga tercatat dalam Al-Qur'an Surah Saba' ayat 10, yang berbunyi:
"wa laqad ataina dawuda minna fadlla, ya jibalu awwibi ma'ahu wath-thair, wa alanna lahul-hadid".
Baca Juga : 8 Weton yang Berjaya dan Beruntung di Bulan Suro 2024
Arti dari doa ini, "Sungguh, benar-benar telah Kami anugerahkan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman), "Wahai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang kali bersama Daud!" Kami telah melunakkan besi untuknya.
Dalam buku "Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan", karya Abu Ezza, doa Nabi Daud untuk meluluhkan hati seseorang ini berbunyi
"Allahumma laiyinli qalbahu, laiyinta li Daudal hadid". Doa ini memiliki artin, "Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi."
Selanjutnya bisa juga membaca doa Nabi Daud AS berikut, "Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii ... (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin".
Doa ini memiliki arti, “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan keculi karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah... (sebut nama orang yang dimaksud) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AD. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubu-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang”.
