Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Pemdes Srigonco Akan Susun Buku History of Srigonco: Kita Butuh Sejarah dan Filosofi Desa

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

10 - Jul - 2024, 23:06

Placeholder
Kepala Desa Srigonco Didit Puji Leksono saat ditemui di kawasan Pantai Regent-Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (9/7/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Desa Srigonco saat ini tengah menyusun buku bertajuk History of Srigonco. Buku tersebut nantinya akan berisi sejarah Desa Srigonco hingga saat ini. 

Kepala Desa Srigonco Didit Puji Leksono menyampaikan, penyusunan buku History of Srigonco ini merupakan program desa terkait dengan uri-uri budaya atau pelestarian budaya dalam bentuk pembukuan. 

Baca Juga : Hanya Menggunakan Air Putih Kolesterol Bisa Berkurang, Begini Caranya

"Intinya untuk program desa nantinya terkait dengan uri-uri budaya. Kita akan buat program History of Srigonco yang mana nanti itu akan dibukukan dalam memori buku," ungkap Didit. 

Salah satu kepala desa muda di Kabupaten Malang ini mengatakan, saat ini pihaknya masih proses menggali bukti-bukti sejarah serta bentuk-bentuk adat, kesenian dan budaya yang telah secara turun-temurun dilakukan.

"Tujuan kita itu untuk menggali sejarah desa, budaya desa, yang nantinya akan tertera di pembukuan atau di kodefikasi History of Srigonco," ungkap Didit. 

Salah satu bentuk tradisi adat istiadat yang akan masuk dalam penyusunan buku History of Srigonco yakni pagelaran selamatan adat larung sesaji 1 Suro yang telah dilakukan sejak awal Desa Srigonco ada. 

"Nanti ada budaya-budaya lain yang akan mengisi di buku itu. Contohnya ada kesenian, budaya selamatan, ada budaya leluhur, sampai nanti babad sejarah Desa Srigonco. Salah satunya kepala desa pertama," jelas Didit. 

Disinggung mengenai alasan Pemerintah Desa Srigonco menyusun sebuah buku bertajuk History of Srigonco, Didit mengatakan bahwa buku merupakan benda yang abadi dan tak lekang oleh waktu. 

"Manusia itu berapa sih, 65 tahun biasanya sudah selesai. Tapi kalau dengan buku, insya Allah nanti sampai hari kiamat tidak mungkin bisa hilang," kata Didit. 

Pihaknya berharap, penyusunan buku History of Srigonco ini dapat menjadi inspirasi dan percontohan bagu desa-desa di Kabupaten Malang. Menurut dia, setiap desa di Kabupaten Malang perlu memiliki sebuah sejarah serta adat istiadat yang dibukukan. 

"Insya Allah ini bisa menjadi percontohan bagi desa lain supaya bisa punya babad desa. Bukannya kita sok, tapi kita memang butuh sejarah. Itu mengapa kita membutuhkan filosofi desa. Desa itu dibentuk cita-citanya buat apa, nanti ke depan maunya bagaimana," pungkas Didit. 

Lebih lanjut,  penyusunan buku History of Srigonco saat ini pada tahap penggalian bukti sejarah, adat istiadat, kesenian serta kebudayaan yang berkembang sejak awal Desa Srigonco terbentuk.
 


Topik

Pemerintahan Desa Srigonco Bantur buku History of Srigonco buku sejarah desa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan