JATIMTIMES - Ruas jalur utama jalan raya Karangrejo-Sendang Tulungagung lumpuh total akibat adanya perbaikan gorong-gorong. Diperkirakan jalur tersebut akan ditutup selama dua hari untuk kendaraan roda dua, sementara bagi kendaraan roda empat akan ditutup hingga tiga minggu.
Polsek Karangrejo melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas pada Rabu, 26 Juni 2024. Selain itu, segenap personel juga memasang rambu-rambu dilarang melintas sementara di jalan tersebut. Proyek pengerjaan gorong-gorong ruas jalur utama Karangrejo-Sendang itu dikerjakan oleh CV Mitra Sejati.
Baca Juga : Pendaftaran PPDB Jatim Jalur Zonasi SMA Mulai Besok, Begini Syarat, Jadwal dan Cara Mendaftarnya!
Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasihumas Polres Iptu Mujiatno mengatakan, adanya perbaikan gorong gorong di jalan raya Karangrejo menuju Sendang telah dilakukan mulai hari ini. Otomatis, per hari ini juga telah dilakukan penutupan jalur serta himbauan larangan melintas.
Bagi yang akan melintasi jalur tersebut, jalur alternatif diarahkan menuju pertigaan Desa Sukowidodo menuju arah barat ke masjid di Desa Gedangan.
“Untuk arus lalin yang mengarah ke Sendang dari selatan R2/R4 (roda dua dan roda empat .red) lebih diarahkan pertigaan Desa Sukowidodo ke barat tembus masjid Desa Gedangan,” katanya pada Rabu (26/06/2024).
Sementara, bagi pengendara yang melintas dari utara menuju Sendang akan diarahkan dari perempatan Pasar Karangrejo menuju arah barat ke Desa Sukodono, kemudian tembus di Desa Gedangan.
“Sedangkan untuk kendaraan dari Utara yang mau mengarah ke Sendang diarahkan dari perempatan toko Ciko atau perempatan pasar Karangrejo ke barat Desa Sukodono tembus Desa Gedangan ke barat atau sebaliknya,” jelasnya lagi.
Baca Juga : Testimoni Mahasiswa : Kuliah di FIK UM Asik, Pembelajaran Seperti Bermain
Penutupan jalur dilakukan demi keamanan pengguna jalan serta mempercepat proses pengerjaan perbaikan gorong gorong.
“Kepada pengguna jalan yang akan melewati jalan dari Karangrejo menuju Sendang atau sebaliknya agar melewati jalan alternatif,” pungkas dia.
