Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Inilah Alasan Mengapa Manusia Bisa Percaya Keberadaan Hantu Menurut Ahli Psikologi

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

12 - Apr - 2024, 14:47

Placeholder
Ilustrasi hantu. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Kepercayaan terhadap hal-hal yang sifatnya mistis takhayul, dan supranatural tidak mengenal zaman. Dulu ada, sekarang yang serba canggih pun masih.

Menurut survei terbaru, tiga perempat orang Amerika juga masih banyak yang percaya pada paranormal.

Baca Juga : Pengguna Amgkot Trayek Arjosari Gadang Malang Dipatok Harga Rp50 Ribu

Bahkan, satu dari lima orang Amerika mengaku pernah melihat hantu. Hal ini mendorong para psikolog untuk menguraikan alasan di balik kejadian paranormal. Lantas apa alasan manusia bisa percaya terhadap keberadaan hantu?

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi OrangMempercayai Hal Supranatural

Menurut Richard Wiseman dari Universitas Hertfordshire, Inggris ada dua faktor utama orang-orang masih mempercayai hal-hal supranatural yang tidak masuk akal. Pertama adalah pengalaman pribadi. Pengalaman supranatural ini sering dilaporkan orang yang kehilangan sosok terdekatnya.

Faktor kedua menurut Wiseman yang juga guru besar bidang psikologi adalah media populer. Film, acara TV, foto, dan cerita-cerita yang secara teratur seringkali memperkuat kepercayaan ini. 
 

Misalkan saja foto, dulu terdapat ponsel memiliki tingkat eksposur foto yang berlebihan sehingga menghasilkan objek yang diterjemahkan manusia sebagai hantu.

Kedua faktor tersebut ujar Wiseman memanfaatkan sifat psikologis manusia sehingga manusia dengan mudah memercayai adanya keberadaan hantu seperti dikutip dari Science Focus.

"Manusia memiliki pikiran yang terbuka dan imajinatif," kata Richard Wiseman .

"Dan kita ingin membayangkan dunia yang tidak memiliki rasa sakit atau penderitaan, di mana orang-orang yang kita cintai masih bersama kita. Kita adalah makhluk yang mencari pola. Dan harga yang harus kita bayar untuk melihat pola-pola yang ada, adalah kadang-kadang menjadi berlebihan dan melihat pola-pola yang tidak ada."

Hubungan Sugesti terhadap Perubahan Keyakinan Seseorang

Baca Juga : Indonesia Nomor 4 di ASEAN yang Durasi Tidur Warganya Tak Ideal

Uniknya, penelitian yang dilakukan di University of British Columbia pada 2013 menunjukkan orang-orang yang memiliki kecenderungan suka mengaitkan sifat-sifat manusia dengan benda-benda non-manusia (antropomorfis) cenderung percaya pada hantu.

"Orang-orang yang percaya pada hal-hal ini memiliki psikologis yang sama," kata Wiseman yang juga mantan pesulap profesional. "Mereka berpikiran terbuka, kreatif, memiliki kemampuan yang cukup tinggi untuk terserap dalam situasi seperti drama atau film, untuk mengidentifikasi pola."

Sementara studi yang dilakukan oleh psikolog Dr James Houran pada 1990-an menunjukkan bahwa orang lebih mungkin percaya pada hal-hal supranatural terjadi, ketika mereka diberikan stimulus informasi atau sugesti.

Hal ini memperlihatkan bagaimana sugesti dan pengaruh lingkungan dapat memainkan peran besar dalam membentuk keyakinan.

"Dia mengajak dua kelompok orang mengelilingi bioskop yang sudah tidak terpakai," jelas Wiseman. "Dia mengatakan kepada satu kelompok bahwa itu adalah tur arsitektur dan mereka tidak mengalami hal yang aneh. Dia mengatakan kepada kelompok lainnya bahwa tempat itu berhantu dan, lihatlah, beberapa orang dalam kelompok tersebut mulai mengalami sesuatu. Ketika ada ambiguitas, sugesti dapat memberitahu Anda bagaimana cara memandang, dan bagaimana cara melaporkan apa yang Anda alami. Para pesulap dan paranormal menggunakannya sepanjang waktu."

Wiseman pun berpendapat kekuatan kepercayaan manusia begitu besar yang mampu mewarnai dan membentuk cara mengalami realitas ibarat pedang bermata dua. Satu sisi membuat manusia kadang memercayai hal konyol atau yang jahat seperti teori konspirasi.

"Jika melihat kemajuan ilmu pengetahuan yang luar biasa, seperti mengirim seseorang ke Bulan atau menemukan vaksin untuk COVID dalam beberapa bulan, untuk melakukan hal tersebut kamu harus yakin bahwa kamu dapat melakukan sesuatu yang hampir mustahil. Menurut saya, kemampuan untuk memercayai sesuatu, meski buktinya minim, memungkinkan kita melakukan hal-hal menakjubkan," ujarnya.


Topik

Serba Serbi supranatural hantu takhayul gaib



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya