Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Tips Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Saat Mudik Lebaran

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

07 - Apr - 2024, 23:10

Placeholder
Ilustrasi mertua bertanya kapan punya anak pada menantu yang baru mudik lebaran. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Momen Lebaran atau Idul Fitri tinggal hitungan hari. Umat Muslim akan merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga. Ketika berkumpul bersama keluarga, tidak jarang ada yang menanyakan hal-hal pribadi.

Seperti, “kapan nikah”, “Kapan lulus”, “Kapan mau punya anak”, “Bekerja di mana” “Kok sekarang gemukan/kurusan” dan masih banyak pertanyaan klise lainnya.

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

Psikologi klinis Veronica Adesla mengatakan, untuk menghadapi kenyataan itu, dia menyarankan untuk menyiapkan mental. Selain itu, bisa juga dengan menanamkan mindset positif sehingga beranggapan jika ada yang bertanya artinya mereka peduli dan perhatian.

"Lalu, tanggapi dengan sikap yang juga positif dengan mengatakan untuk minta didoakan yang terbaik, atau dengan senyuman dan ucapan terima kasih sudah diperhatikan," kata Vero, dikutip dari Viva, Minggu (7/4/2024).

"Bisa juga dengan mengalihkan kepada pembicaraan atau obrolan yang lain, siapkan berbagai bahan obrolan yang seru untuk dibahas," lanjut dia.

Untuk lebih jelasnya, berikut 4 contoh jawaban jitu menjawab pertanyaan klise saat lebaran yang telah dirangkum dari berbagai sumber:

1. Jawab Sambil Senyum

Meski di balik senyum manismu menyimpan berjuta rasa pilu, tetapi jangan sampai pertanyaan ini menghancurkan hari Lebaranmu.

Yuk, selalu berikan senyuman sebelum menjawab seluruh pertanyaan (meskipun menyebalkan) dari om, tante, atau keluarga lainnya. Jangan lupa juga untuk selalu berpikir positif ke demi kebaikan diri sendiri, ya! 

2. Bercandain Aja

Terkadang pertanyaan menyebalkan yang dilontarkan itu untuk sekadar basa-basi saja, jadi tidak ada salahnya jika kamu juga menjawab pertanyaan itu dengan bercanda, namun harus tetap diplomatis juga.

Misalnya kamu mendapat pertanyaan, “kapan lulus?, lalu disambung dengan “udah punya pasangan belum?”, kamu bisa jawab, “kayaknya Tuhan belum mau kasih aku pasangan dulu, soalnya aku disuruh fokus buat lulus kuliah, hehehe.” 

Kamu bisa langsung permisi pamit ambil kue nastar atau ambil piring untuk ambil opor ayam.

3. Pakai Awalan “Iya, nih”

Baca Juga : 112 Tahun Santos FC, Klub Penghasil Pemain Top Brasil

Ada rumus jitu untuk menjawab pertanyaan menyebalkan, supaya kamu bisa jawab pertanyaan dengan cepat dan mengiyakan semua pertanyaan dari keluarga kamu.

Rumusnya adalah “iya nih + alasan”, contoh:

Om/Tante: “Kok kamu gak bawa pasangan? Sepupu kamu aja udah ngenalin pasangannya?”

Kamu: “Iya nih, belum ada orang beruntung yang bisa mendapatkan aku, hehehe”

Om/Tante: “Kok kamu belum ‘ngisi’ juga? Jangan ditunda-tunda, lho.

Kamu: “Anak kan rezeki, aku gak tahu dikasihnya kapan, mungkin rezeki aku sekarang kekayaan, hehehe becanda, tapi amiin~”

4. Doain Aja

Doain aja adalah jawaban paling aman dan (mudah-mudahan) bisa didoain beneran sama om atau tante kamu. Jadi, kalau suasana hati lagi kurang baik, udah capek jawab-jawabin pertanyaan menyebalkan, mungkin ini adalah jawaban terakhir yang bisa kamu gunakan.

Namun, yang paling penting dari segalanya adalah kehangatan silaturahmi antar keluarga, yang hanya bisa kamu dapatkan di hari Lebaran saja. Jadi, jangan sampai overthinking dan bikin hari kamu jadi berantakan, ya!


Topik

Serba Serbi Lebaran Idul fitri mudik mudik lebaran pertanyaan klise



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni