JATIMTIMES - Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda membela eks pemain Timnas Indonesia Titus Bonai yang dihujat netizen karena bikin tim bola Israel FC.
Pembelaan itu disampaikan Abu Janda melalui akun Instagram pribadinya @permadiaktivis2. Abu Janda mengaku sangat miris dengan adanya hujatan bernada rasis.
Baca Juga : Gas! Ini 23 Masjid Sekitar Kampus Malang yang Sediakan Buka Gratis
"Cuma gegara bikin tim bola Israel FC, pemain timnas @titus.j.bonai.9 dihina sebutan RASIS "m*nyet", "k*ra"," tulisnya dilihat Selasa (12/3/2024).
Dirinya menyampaikan memang banyak yang bela palestina itu karena rasis benci sama yahudi, bukan karena peduli kemanusiaan.
"Jadi jangan pernah tertipu sama alasan "kemanusiaan" orang-orang rasis," ungkapnya.
Diketahui, eks penggawa Timnas Indonesia Titus Bonai jadi bulan-bulanan publik di media sosial miliknya. Pada unggahan terbaru Titus Bonai pada kolom komentar dipenuhi dengan hujatan dan caci maki netizen.
Sejumlah netizen mengeluarkan kata-kata kotor, bahkan menjurus ke hinaan SARA. Titus sendiri tak memberikan balasan apapun terkait ujaran kebencian dari netizen.
Diduga serangan itu berkaitan dengan unggahan Titus Bonai yang perlihatkan ia dan sejumlah orang bermain futsal dengan kaos bergambar Bintang Daud, bendera Israel.
Pembelaan dari Abu Janda itu pun tak terlepas dari tanggapan netizen. Netizen menilai jika pembelaan yang disampaikan Abu Janda itu mengarah pada ketidaksukaannya pada Palestina.
Baca Juga : Serudukan dengan Mobil, Seorang Pengendara PCX di Tulungagung Tewas di TKP
"Banyak juga yang bela israel itu karena benci palestina, contoh nya abu janda,” tulis @erwi***.
Namun tak sedikit dari mereka setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh Abu Janda tersebut.
“Thanks pak permadi, selalu jadi pembela akal sehat dan toleransi,” tulis @donald***.
“Setuju sama kalimatmu, banyak yang membela negara sana bukan karena kemanusiaan, tapi karena fanatik agama,” tulis @okta***.
“Itu yang ngehina fisik , ntar di satronin orang timur kencing dicelana lagi,” tulis @nessa***.
