JATIMTIMES - Pihak kepolisian hingga kini masih menelusuri kecelakaan tunggal yang dialami bapak dan anak saat melintas di Jalan Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.
Sebelumnya, kecelakaan tunggal tersebut sempat viral di media sosial lantaran diduga disebabkan korban terjerat banner kampanye alias alat peraga kampanye (APK), Sabtu (20/1/2024).
Baca Juga : Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Boyolali Diguyur Hujan AbuÂ
Kapolsek Wajak AKP Sumarsono mengatakan, sesaat setelah kecelakaan tersebut viral, polisi telah melakukan penelusuran di lokasi kecelakaan.
"Kami cek belum ada laporan yang masuk. Kemarin (Sabtu, 20/1/2024) anggota sudah menelusuri ke lokasi dan menanyakan kepada warga sekitar," ujar Sumarsono.
Hasil pendalaman sementara, minim saksi kecelakaan tunggal yang diduga disebabkan terjerat APK tersebut. Sebab, warga setempat yang tinggal di sekitar lokasi tidak ada yang mengetahui kecelakaan tersebut.
"Kami sudah menyesuaikan lokasi kejadian yang di-share di media sosial. Hasil patroli untuk warga paling dekat dengan TKP (tempat kejadian perkara) kurang mengetahui kejadian tersebut," imbuhnya.
Meski minim saksi, hasil penelusuran polisi, memang terdapat APK yang rusak dan dapat membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, banner APK tersebut terpasang di pinggir jalan yang berjarak kurang dari satu meter dari aspal jalan.
APK yang kini telah kembali terpasang di pohon tersebut identik dengan banner kampanye yang sempat roboh usai diduga menelan korban akibat kecelakaan tunggal.
Baca Juga : Puluhan Ribu Kader Banteng Se-Jatim Hadiri Kampanye Hajatan Rakyat di GOR Sidoarjo
"Kemungkinan yang bersangkutan (korban) tidak lapor (ke pihak kepolisian) dan warga sekitar tidak mengetahui. Tapi kami akan terus mencari info yang beredar di medsos tersebut. Kalau ada perkembangan selanjutnya, kami sampaikan," kata kapolsek.
Sebagaimana diberitakan, kecelakaan tunggal yang diduga disebabkan terjerat APK tersebut diposting dalam stories akun Instagram @malangraya_info pada Sabtu (20/1/2024). "Kecelakaan tunggal anak dan bapak, kecantol banner'e parpol, Jl Raya Codo, Wajak," tulis keterangan yang ada pada rekaman video stories tersebut.
Berdasarkan pantauan media online ini, para korban kecelakaan tunggal tersebut merupakan pesepeda motor yang sedang berboncengan. Sesaat setelah kejadian, para korban terlihat dievakuasi oleh pengendara lain ke pinggir jalan di lokasi kejadian.
Usai kejadian, korban yang disebut merupakan bapak dan anak tersebut terlihat duduk selonjoran di rerumputan pinggir jalan. Saat itu, situasi terlihat sepi. Hanya ada beberapa pengendara yang terlihat berhenti untuk membantu mengevakuasi kendaraan dan barang milik para korban yang sempat tergeletak di tengah jalan.
