JATIMTIMES - Seperangkat unit Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sudah terpasang di salah satu titik trafic light Kota Malang. Titik yang dipasang yakni di persimpangan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Borobudur, biasanya juga disebut Simpang Tiga Sabilillah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, pemasangan tersebut telah melalui berbagai proses persiapan sebelumnya. Namun akhirnya baru terpasang pada Selasa (12/12/2023.
Baca Juga : 150 Ribu Kendaraan Bakal Padati Kota Batu, Mobil Derek hingga Rekayasa Lalin Disiapkan
"Iya betul hari ini sudah selesai terpasang. Karena itu dipasangnya mulai beberapa hari yang lalu. Hari ini (kemarin) selesai dan langsung akan segera diserahkan oleh Pemkot Malang," ujar pria yang akrab disapa Jaya ini.
Sebagai informasi, pemasangan perangkat ETLE tersebut menghabiskan anggaran hingga sekitar Rp 1,8 Miliar. Dimana menurut Jaya, pada pemasangan kali pertama ini memang membutuhkan biaya yang relatif besar.
Sebelumnya pemsangan juga telah dilakukan kajian teknis dan data dalam ETLE ini akan terkoneksi dengan pihak terkait. Sehingga tidak hanya terkoneksi ke Pemkot Malang, tapi juga ke Polresta dan Polda Jatim.
Kamera ETLE yang pertama di Kota Malang ini bersifat statis. Untuk tilang elektronik yang bersifat 'mobile' atau bergerak, sudah terdapat Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) yang dipasang di mobil milik Polresta Malang Kota.
"Untuk sementara kamera ETLE ini memang hanya di satu titik saja, yaitu di Simpang Sabilillah tersebut. Titik yang lain belum, karena ini hasil dari kordinasi dengan kepolisian serta pihak pihak yang lain," terang Jaya.
Baca Juga : Tiga Orang Satu Keluarga Tewas di Pakis: Kondisi Mulut Berbusa Hingga Berlumuran Darah
Dirinya merinci, di persimpangan tersebut ada sebanyak 4 kamera ETLE yang terpasang. Nantinya, kamera itu akan dapat digunakan untuk memantau arus lalin baik dari sisi selatan dan sisi utara.
Kendati telah terpasang, dirinya tak dapat memastikan kapan ETLE itu akan resmi dioperasikan. Sebab rencanaanya penggunaan ETLE tersebut akan diserahkan kepada Polresta Malang Kota.
"Setelah terpasang, nanti ada tahap simulasi. Tapi simulasinya berapa lama dan kapan efektif beroperasional itu sepenuhnya tergantung Polresta Malang Kota," pungkas Jaya.
