MALANGTIMES - Warga Wonorejo, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang digemparkan dengan penemuan mayat yang mengambang di aliran Sungai Brantas pukul 11.00 wib, (9/8/2018).
Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan
Bermula ketika Indra Setiadi (34) dan keponakannya Eren Yudo Pratama (16) warga Jalan Binor, Rt 9 Rw 14, Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing, Kota Malang berkunjung ke rumah orangtuanya bernama Soetaji di RT 3 RW 4, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Setelah itu, sampai di rumah tersebut, Indra mengajak keponakannya untuk memancing di sungai. Kemudian berangkatlah Indra bersama keponakannya tersebut.
Saat sudah sampai di sungai, kemudian memancing, beberapa saat kemudian Indra dan keponakannya melihat sebuah benda yang mengapung dan dipikir itu adalah guling.
"Lek iku enek guling ngapung (paman itu ada guling terapung), kata keponakannya, lalu oleh Indra ini diamati mosok guling to ?," Ungkap Andik Agus Mardiko atau akrab disapa Agus Demit, anggota Rescue Perindo ditemui di Kamar Mayat (KM) RSSA (9/8/2018).
Kemudian oleh Indra, benar-benar diamati dan sedikit didekati karena posisi benda yang diduga guling tersebut sedikit ke tengah. Dan setelah didekati, Indra begitu kaget. Ternyata benda yang sebelumnya diduga guling tersebut adalah sesosok tubuh manusia yang sudah dalam keadaan tak bernyawa.
"Setelah itu oleh keduanya mayat yang terapung tersebut langsung dipinggirkan dengan menggunakan galah bambu. Mereka selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas setempat," jelasnya.
Baca Juga : HMI Kisip Brawijaya Salurkan Bantuan APD dan Handsanitizer ke RS Saiful Anwar
Kemudian tak berselang lama, Tim SAR bersama Tim Inafis Polres Malang Kota mengangkat korban dan mengevakuasi mayat tersebut ke KM RSSA.
"Dari hasil identifikasi, petugas masih mengalami kesulitan untuk mengetahui identitas korban. Pasalnya sidik jari korban susah rusak dan mengelupas," terang Demit.
Lanjutnya, mayat tersebut, mempunyai ciri-ciri bertubuh tambun, dengan pakaian yang dikenakan saat itu lengan pendek Adidas warna cokelat dan bercelana pendek. Usianya sendiri diperkirakan sekitar 20 sampai 30 tahun.
"Untuk kematian korban, melihat kondisinya diperkirakan sudah meninggal sekitar dua harian. Sementar ini tidak ditemukan luka-luka. Dugaan bisa saja korban ini terpleset saat mau buang hajat atau buang air," pungkasnya.
